Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA dua hari beraktivitas di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/11)-Minggu (11/11), calon presiden petahana Joko Widodo fokus menangkal fitnah dan hoaks terhadap dirinya.
Fitnah yang dimaksud berkaitan dengan isu Partai Komunis Indonesia (PKI), antek asing, membanjirnya tenaga kerja asing, dan anti-Islam.
Meski sudah tidak terhitung berapa kali Presiden meluruskan fitnah-fitnah tersebut setiap kali berkunjung daerah, tetap masih ada masyarakat yang memercayainya.
"Sampai sekarang masih ada 6% masyarakat yang percaya saya itu PKI. Padahal, saya lahir tahun 61 lalu, PKI itu dibubarkan 65 atau 66. Saya baru 5 tahun. Enggak ada PKI balita," ujarnya di Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra, Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11).
"Lalu dilempar lagi ke kakek dan nenek saya. Orangtua saya, coba tanya ke masjid dekat rumah saya, ada LDII, NU, Muhammadiyah ada di Solo," lanjutnya.
Jokowi menegaskan bahwa ia berasal dari keluarga muslim. Namun, menurutnya, banyak orang yang berpikir ia memusuhi Islam.
"Keluarga saya muslim, kakek nenek saya muslim, bapak, ibu saya muslim, dan saya muslim. Saya selama ini diam, tapi terus di media sosial terus-terusan. Kalau fitnah seperti ini tak dijawab, nanti jadi sebuah kebenaran," tegasnya.
Jokowi juga menegaskan bahwa hampir setiap hari ia bersilaturahim dengan ulama dari berbagai daerah. Hampir setiap minggu juga ia keluar-masuk pondok pesantren. Ia mengaku heran mengapa masih ada yang termakan isu pemerintahannya melakukan kriminalisasi terhadap ulama. "Sekarang (calon) wakil presidennya Prof KH Maruf Amin juga sudah top paling atasnya ulama. Ketua MUI. Sudah. Kriminalisasi ulama, ini diangkat-angkat lagi. Baru seminggu ini, mulai lagi," kata Jokowi.
Di Gedung Paguyuban Pasundan tersebut, calon presiden 01 itu juga menerima gelar pinisepuh. Pemberian gelar dilakukan dengan proses penyematan pin kujang emas di dada kanan Jokowi oleh Ketua Paguyuban Pasundan Didi Turmuzi. Selanjutnya Jokowi menerima kujang emas.
Petakan persoalan
Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Amin di wilayah Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan pihaknya sudah memetakan persoalan serta dan membangun strategi guna meredam kampanye hitam.
Pada Pilpres 2014, Jabar merupakan kantong suara Prabowo Subianto yang kala itu berpasangan dengan Hatta Radjasa. Penduduk di Jawa Barat mencapai 50 juta atau sekitar 20% dari total penduduk Indonesia.
Sementara itu, cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, mengajak warga Kota Bandung untuk mengenang jasa para pahlawan yang dulu telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.
Ajakan itu disampaikannya dalam acara senam sehat bersama warga Kota Bandung yang tergabung dalam Sadulur Salembur Ki Sunda Jawa Barat.
Kegiatan yang dilaksanakan Minggu (11/11) pagi itu, diikuti ribuan warga, khususnya ibu-ibu. Acara dilaksanakan di kawasan Jalan Buah Batu, Bandung.
"Andai kata kita tidak berhasil mengusir penjajah, NKRI hanya tinggal nama. Namun, berkat ada perlawanan yang gigih dari para pahlawan, para penjajah dapat diusir," ujar Kiai Ma'ruf. (BU/AU/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved