Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Berkontribusi di Tanah Pasundan, Jokowi Terima Gelar Pinisepuh

Rudy Polycarpus
11/11/2018 14:04
Berkontribusi di Tanah Pasundan, Jokowi Terima Gelar Pinisepuh
(ANTARA)

PRESIDEN Joko Widodo dianugerahi gelar Pinisepuh oleh Paguyuban Pasundan di Bandung. Gelar tersebut diberikan atas kontribusi Jokowi membangun tanah Pasundan dengan infrastruktur yang masif.

"Pak Jokowi adalah presiden yang membangun luar biasa di Jawa Barat, utamanya infrastruktur.  Ini memberikan kesempatan yang banyak bagi masyarakat Jawa Barat untuk bisa layak hidup berkembang sebagaimana yang diharapkan kita semua," ujar Ketua Paguyuban Pasundan Didi Turmuzi saat menyematkan gelar kepada Presiden di Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera, Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/11).

Jokowi menerima gelar dengan mengenakan pakaian adat Sunda putih. Pakaiannya dilengkapi bendo berwarna senada.

Pemberian gelar dilakukan dengan proses penyematan pin kujang emas di dada kanan Jokowi oleh Didi Turmuzi. Selanjutnya Jokowi menerima kujang emas.

Baca juga: Tidak Ada Dominasi Partai di Koalisi Jokowi-Amin

Jokowi merasa sangat terhormat bisa menerima gelar tersebut

"Ini sebuah kehormatan besar menerima anugerah sebagai Pinisepuh Paguyuban Pasundan," ujar mantan Wali Kota Solo itu.

Penghargan ini, sambung Jokowi, semakin memecutnya untuk tetap terus bekerja untuk membangun Jawa Barat. Apalagi masih banyak pekerjaan yang belum diselesaikan.

"Masih ada Tol Cisumdawu, Tol Bocimi, waduk yang belum selesai dan harus kita selesaikan. Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan," ujar presiden petahan itu.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. Kemudian Kepala Staf Presiden Moeldoko, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil berharap penganugerahan gelar ini membuat Presiden semakin rajin berkunjung ke tanah Pasundan. Dia berharap Jokowi mau memberi arahan dan nasehat.

"Karena kami ini adalah 20% Republik Indonesia. Jawa Barat damai, Indonesia juga kondusif," tandasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya