Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DEKLARASI dukungan bagi Capres-Cawapres nomer urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin terus bermunculan. Sekitar 200 orang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mendeklarasikan tim pemenangan untuk mendukung Pasangan Capres Cawapres no 01 tersebut. Deklarasi digelar di Gedung Yaumi, Slawi, Tegal, Sabtu (10/11).
Ratusan orang tersebut berasal dari berbagai elemen yang mengatasnamakan diri Holopis Kuntul Baris (Holuba). Holopis Kuntul Baris adalah Bahasa Jawa, yang berarti bekerja sama untuk menangani hal besar.
Berbagai elemen masyarakat itu, di antaranya berasal dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Tegal. Ada juga dari para relawan Projo Kabupaten Tegal dan sekitarnya.
"Mari Kita kobarkan semangat untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin," ujar Ketua Panitia Deklarasi, Haryo Yudanto.
Baca juga: WNI di AS Gelar Rally New York for Jokowi-Amin
Haryo menyampaikan, selama era Jokowi, ada tiga prestasi mencolok yang juga menjadi kebijakan Jokowi.
"Selama kepemimpinan Pak Jokowi fokus membangun infrastruktur di Indonesia, membangun kualitas bangsa Indonesia dengan revolusi mental dan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan sudah terbukti semua," paparnya.
Haryo bertekad dirinya siap memenangkan Jokowi-Amin untuk menjadi Presiden dan wakil Presiden Indonesia 2019-2024.
"Kita siap berkorban demi kelanjutan pembangunan yang sudah bisa kita nikmati termasuk untuk anak cucu di masa depan," cetusnya.
Sesepuh PDI-P Kabupaten Tegal Mochamad Marsinggih mengemukakan era pemerintahan Jokowi berkonsep membangun Indonesia mulai dari pinggiran.Utamanya membangun wilayah pedesaan yang sudah terbukti nyata dirasakan dampak positifnya.
"Pada era Pak Jokowi, berdasarkan Nawa Citanya yang membangun dari daerah pinggiran sudah mulai bisa dirasakan," ujar Marsinggih.
Namun, dia juga mengingatkan pemerintah harus meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia melalui pendidikan selain mewujudkan kemandirian ekonomi.
"Pembangunan di sektor ekonomi dengan memajukkan sektor-sektor domestik dan pengembangan SDA yang ada di Indonesia," kata Marsinggih. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved