Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPERTI bola salju yang menggelinding cepat, seperti itulah dukungan yang bergulir ke pasangan Capres dan Cawapres Nomor 01 Joko Widodo dan Prof Dr KH Ma’ruf Amin. Semua berlangsung alami dan spontan karena terkesan dengan visi misi sekaligus cara berkampanye pasangan nomor urut 01 tersebut.
Setelah Alim Ulama se Jakarta Selatan (2 November 2018), lalu Alim Ulama se Jakarta Timur (5 November 2018), kini giliran alim ulama se Jakarta Barat yang merapat dan memberikan dukungan total kepada duet umaro dan ulama Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.
Di tengah jadwal yang super padat sebagai Cawapres, ada rutinitas yang tidak bisa dilepaskan Ma’ruf sebagai ulama yaitu mengajar dan berdakwah.
Ba’da salat subuh beliau masih menyempatkan mengajar mengaji dengan membuka Rumah Jama’ah. Selasa (6/11), kediaman Ma’ruf kedatangan rombongan alim ulama, ustaz, tokoh masyarakat se-Jakarta Barat. Kegiatan dimulai dengan salat subuh berjama’ah, dilanjutkan dzikir, tahlil, dan doa khas ahlussunnah wal jama’ah an-nahdhiyyah.
Setelah itu, seperti biasa, Ma’ruf memberikan tausiah keagamaan dan kebangsaan. Kali ini bertemakan tentang pentingnya menjalin persatuan dan kesatuan sebagai anak bangsa.
Baca juga: Setelah Selatan, Giliran Ulama Jakarta Timur Dukung Ma'ruf Amin
“Bangsa ini merdeka dari penjajahan karena persatuan dan kesatuan. Indonesia besar karena ukhuwwah Islamiyyah, ukhuwwah wathoniyah, dan ukhuwah basyariyyah. Tiga elemen ini harus terus dijaga agar Indonesia semakin maju,” urai Ma’ruf.
“Bangsa kita dibangun atas kesamaan (kalimatun sawa). Bangsa ini merdeka karena kesepakatan semua elemen. Saya mengistilahkannya daulah ma’al mitsaaq (negara kesepakatan). Dua komponen ini harus terus dikuatkan. NKRI adalah harga mati yang sudah tidak bisa diubah lagi,” imbuhnya.
Yang mengejutkan, setelah mendengarkan tausiah kebangsaan dari Ma’ruf, para alim ulama, ustaz, tokoh masyarakat se-Jakarta Barat yang dipimpin KH S Fahrurrozi, KH Tatang Firdaus, KH Abdul Ghoni, KH Abdul Rohman Mahmud, KH Muhidin, KH M Syafi’I, KH A Yusuf Abdulla, KH Abdul Manan, KH Syamsuri, KH Asyikin, KH Abdus Somad, KH Achmad Junaedi, KH M Arif Haryono, KH Suhaeri Ghaos, KH Abdul Ghoni Faiq, KH Abdul Somad, dan KH Nana Jaelani langsung bersepakat dan berikrar dengan menyebutnya dengan istilah Deklarasi Situbondo 12, tempat tinggal Ma’ruf Amin.
Ada lima poin yang dibacakan secara bersama dipimpin KH S Fahrur Rozi.
“Menyatakan dukungan total kepada pasangan Capres dan Cawapres nomor 01 Joko Widodo–Prof Dr KH Ma’ruf Amin dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memilih pasangan terbaik, singero umaro dan ilama pada hari pencoblosan. Bela ulama, dukung ulama, pilih ulama! Bersama 01 Indonesia maju!,” ungkap Fahrur yang dibacakan dan diikuti 99 peserta yang hadir.
Ikut hadir dalam ta’lim subuh itu KH Muhidin Ishaq, mantan Ketua Tanfidziyyah PW NU DKI Jakarta dan KH Zulva Mustafa, mantan sekretaris Umum Majelis Ulama (MUI) DKI Jakarta.
“Kader NU itu seperti TNI. Ketika senior (guru besar) mendapatkan tugas negara, prajurit (baca: santri) harus total memberikan dukungan. Saya mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung Capres Cawapres 01 yang sudah terbukti dan teruji. Khusus untuk Prof Dr KH Ma’ruf Amin siapa yang meragukan keilmuwannya. Selain pakar agama, beliau juga pakar Ekonomi Islam. Cocok untuk memimpin Indonesia saat ini,” tegas KH Muhidin.
Mendapatkan dukungan spontan dari sejumlah alim ulama se-Jakarta Barat menambah energy positif KH Ma’ruf Amin untuk berjuang dalam kontestasi Pileg 2019.
“Terima kasih atas dukungaannya. Saya berasa semakin optimistis. Pesan saya, mari kita berkampanye dengan cara yang ihsan. Mari beramar ma’ruf dengan cara yang ma’ruf dan benahi munkar dengan cara yang ma’ruf dilanjutkan dengan diaminkan seperti nama saya Ma’ruf Amin. Untuk pendukung saya yang mayoritas para alim ulama, mari kita berkampanye dan berjuang dengan mengedepankan akhlaqul karimah. Jangan ada caci maki, fitnah, ghibah, dan namimah. Itu bukan cara Islami. Kita harus memberikan contoh kebaikan untuk seluruh rakyat Indonesia,” tegas KH Ma’ruf Amin.
Sementara itu, Pimpinan Rumah Jama’ah, KH Irfan Zidny, yang sehari-hari aktif menggalang dukungan untuk Prof Dr KH Ma’ruf Amin juga menyambut gembira dukungan yang diberikan alim ulama se Jakarta Barat.
“Semoga ini menjadi berkah. Setelah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kini Jakarta Barat. Semoga selanjutnya menggelinding ke Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu sehingga Jakarta menjadi basis yang sempurna untuk memenangkan paslon nomor 01. Mari bersama terus kita ke depankan cara berpolitik yang santun dan bermartabat bersama guru mulia Prof Dr KH Ma’ruf Amin yang dikenal sebagai ulama yang tutur katanya menyejukkan hati,” tegas KH Irfan Zidny. (RO/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved