Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU Bicara PSI Dedek Prayudi merespons pernyataan Prabowo Subianto tentang 'tampang Boyolali'. Ujaran yang dianggap Prabowo sebagai lelucon itu, kata dia, tidak seharusnya dilontarkan kepada masyarakat di sana.
Prabowo, kata Dedek, bercanda dengan menertawakan status sosial tertentu melalui 'tampang Boyolali'.
"Ini tergolong body shaming atau menjadikan kondisi fisik orang lain sebagai bahan tertawaan," katanya melalui pesan tertulis, Senin (5/11).
Dalam ilmu komunikasi massa, ujar Dedek, lumrah jika ada kelakar dilontarkan. Namun, jangan sampai menyinggung peserta yang hadir.
"Di kasus Boyolali, pantangan itu terjadi," ujar dia.
Dedek menyebut candaan Prabowo menegaskan bahwa calon presiden nomor urut 02 itu tidak sensitif. Penyebabnya, mungkin karena Prabowo tidak pernah menjadi kelompok dengan status sosial menengah ke bawah.
"Hingga hari ini, menjadi elite politik tidak pernah tahu feel-nya menjadi kalangan menengah ke bawah, sehingga tidak sensitif akan hal ini," imbuh Dedek.
Baca juga: Bupati Boyolali Serukan tidak Pilih Prabowo
Lebih lanjut, ia menegaskan pernyataan 'wajah Boyolali' menjadi blunder kesekian kalinya dari Prabowo.
Hal ini, kata dia, seolah menumbuhkan pesimisme kepada masyarakat karena mereka diminta mengasihi diri sendiri. Dengan demikian, wajar jika masyarakat Boyolali marah karena merasa direndahkan.
"Mereka dianggap merepresentasikan kelas sosial tertentu yang dianggap tidak layak masuk hotel berbintang," kata dia.
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Adil Makmur, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Eddy Soeparno, menyatakan Prabowo tidak bermaksud merendahkan masyarakat Boyolali.
"Tidak ada maksud Prabowo mengejek dan merendahkan," kata Eddy, kemarin.
Prabowo sempat melontarkan ucapan warga Boyolali tak bisa masuk hotel mewah saat berpidato pada Selasa (30/10). Menurutnya, mereka bisa saja diusir karena 'wajah Boyolalinya'.
Prabowo juga menyebut sederet nama hotel mewah. Ia mengatakan warga Boyolali kemungkinan tidak bisa menyebut nama-nama hotel mewah tersebut.
"Saya yakin kalian tidak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul? Kalian kalau masuk mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang kalian, ya, tampang-tampang Boyolali," ucap Prabowo di depan pendukungnya di Boyolali. (Medcom/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved