Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Rasis, Penghinaan Prabowo kepada Warga Boyolali

Micom
03/11/2018 15:10
Rasis, Penghinaan Prabowo kepada Warga Boyolali
Capres Urut 2, Prabowo Subianto berikan orasi politik terkait Pilpres 2019 dihadapan ratusan pendukungnya yang berkumpul di Posko Koalisi 'Adil-Makmur" Boyolali, Selasa (30/10/2018)(MI/Widjajadi)

JURU bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin, Abdul Kadir Karding menilai pernyataan Prabowo yang dianggap menghina warga Boyolali, bersifat rasis. 

“Pernyataan Prabowo terhadap warga Boyolali, seperti halnya pernyataan yang dilontarkan, bisa dikatakan rasis,” kata Karding di Jakarta, Sabtu (3/11).

“Sebut saja hotel mana di dunia yang paling mahal, ada di Jakarta. Ada Ritz Carlton, ada apa itu, Waldorf Astoria Hotel. Namanya saja kalian tidak bisa sebut. Ada St Regis dan macam-macam itu semua tapi saya yakin kalian tak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul? Kalian kalau masuk mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang kalian, ya, tampang-tampang Boyolali ini
” kata Prabowo saat berpidato di Boyolali, Jawa Tengah,  Selasa, 30 Oktober 2018 lalu. 

Akibat pernyataan itu, Pravowo telah dilaporkan ke polisi.

 

Baca juga: Hina Tampang Boyolali, Prabowo Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

 

Karding melanjutkan lewat  pernyataan itu Prabowo seperti hendak mendikotomikan kaya-miskin. 

“Pernyataan itu jelas menginggung masyarajat Boyolali,” ucap politisi PKB itu.

Karding menambahkan penghinaan semacan Itu tidak pantas diucapkan seorang pemimpin. 

“Ini menunjukkan idiom-idiom kaya-miskin, idiom penghinaan masih dipakai okeh Pak Prabowo dalam berkamoanye seperti halnya Trum di Amerika,” pungkas Karding. (RO/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya