Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Timses Jokowi: Mengurus Wagub Saja Bertele-Tele Bagaimana Urus Negara

Akmal Fauzi
31/10/2018 19:25
Timses Jokowi: Mengurus Wagub Saja Bertele-Tele Bagaimana Urus Negara
(ROMMY PUJIANTO)

TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)–KH Ma'ruf Amin menyindir koalisi partai pendukung Prabowo Subianto–Sandiaga Uno yang tidak kunjung sepakat terkait jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Amin, Johnny G Plate, mengatakan, berkaca pada kisruh kursi Wagub DKI, dirinya menilai parpol koalisi pengusung Prabowo–Sandi belum siap jika diberi amanah mengurus negara.

Dua partai politik, yakni Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera yang berhak atas kursi Wagub DKI belum mencapai kata sepakat soal pengganti Sandi.

"Kalau urusan Wagub DKI saja bertele-tele, dan susah mengambil keputusannya, maka tentu mengkhawatirkan apabila kepercayaan lebih besar mengurus negara yang lebih luas dan besar permasalahannya," ujarnya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu (31/10).

Terkait konflik soal Wagub DKI di dua partai itu, Johnny mengatakan TKN Jokowi-Amin tidak berharap keuntungan. Namun, Johnny mengingatkan penyelesaian kepentingan Gerindra dan PKS terlalu lama.

"Yang kami sampaikan bukan soal untung atau rugi. Tapi yang kami sampaikan adalah, bisa dibayangkan, untuk masalah DKI yang relatif bagian dari Indonesia, tidak bisa diselesaikan dengan tepat dan cepat, bagaimana mengurus negara yang lebih besar. Itu yang kami sampaikan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, dua partai itu agar segera menentukan posisi Wagub DKI agar roda pemerintahan dapat berjalan baik demi kepentingan warga Jakarta.

"Kami tentu berharap dan berpihak kepada rakyat DKI, yang saat ini berharap agar segera mendapatkan Wakil Gubernurnya, sehingga Pemerintahan Jakarta, Pak Anies Baswedan segera dibantu oleh Wakil Gubernurnya, (sehingga) pemerintahan bisa berjalan efektif, Pemerintahan dapat berjalan baik," kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem itu. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya