Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

KPAI Rekomendasikan Hasil Investigasi Video Anak Pramuka Teriak Ganti Presiden ke Bawaslu

Akmal Fauzi
20/10/2018 12:40
KPAI Rekomendasikan Hasil Investigasi Video Anak Pramuka Teriak Ganti Presiden ke Bawaslu
Ketua KPAI, Susanto(ANTARA/Reno Esnir)

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) masih menyelidiki video anak-anak berseragam Pramuka diduga dimobilisasi untuk melakukan yel-yel atau ucapan 2019 Ganti Presiden. KPAI nantinya akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

“Kami biasanya mendalami lebih jauh terkait materi pengaduan yang diberikan dan kami juga melakukan koordinasi lintas stakeholder,” kata Ketua KPAI, Susanto di sela acara diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (20/10).

Ia mengaku sudah melihat video tersebut. KPAI dalam waktu dekat akan memberikan rekomendasi dugaan eksploitasi anak itu ke Bawaslu.

“Kalau ada dugaan mengarah eksploitasi anak, maka tentu kita sampaikan ke Bawaslu,” kata Susanto.

Sebelumnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo- Ma’ruf Amin membuat laporan pengaduan KPAI terkait viralnya video anak-anak berseragam Pramuka diduga dimobilisasi untuk melakukan yel-yel atau ucapan 2019 Ganti Presiden.

Direktur Hukum dan Advokasi TKN, Ade Irfan Pulungan meminta KPAI segera merespons dan memberikan tanggapannya terhadap masalah ini. Agar peristiwa eksploitasi anak tak lagi terjadi di masa kampanye.

“Jika ini terus terjadi, bisa membentuk pikiran anak-anak didik. ini bisa menciptakan bibit potensi radikal di anak didik kita. Anak-anak tak boleh diracuni, dimasuki virus-virus jahat yang belum tentu kebenarannya," kata Irfan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis (18/10). (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya