Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Hasil Survei kian Memacu Timses Jokowi-Amin

Insi Nantika Jelita
09/10/2018 08:05
Hasil Survei kian Memacu Timses Jokowi-Amin
Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden, Joko Widodo (tengah) dan Ma'ruf Amin (kedua kanan)(ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

HASIL survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkait dengan elektabilitas Jokowi, menunjukkan program-program yang dijalankan mantan Gubernur DKI Jakarta itu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Kepuasan terhadap kinerja Jokowi sebesar 73% lebih itu memberikan gambaran bahwa masyarakat sudah paham programnya Jokowi dan ingin melanjutkan program tersebut," kata Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate di kompleks parlemen, Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan, survei SMRC juga menunjukkan peningkatan elektabilitas Jokowi di atas 60%, menjadi masukan bagi Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Namun, menurut dia, TKN KIK tidak akan berpuas diri, tapi akan semakin meningkatkan kerja-kerja teknis.

"Kami harus semakin meningkatkan kerja-kerja teknis berupa kampanye mikro dan target-target mikro ke seluruh Indonesia dengan lebih gencar, lebih efektif, dan lebih rajin lagi," ujarnya.

Dia meyakini dengan kerja-kerja politik yang lebih fokus dan berbasis data, akan menghasilkan rasa keberpihakan rakyat terhadap program itu. Johnny mengatakan TKN KIK bekerja atas dasar arahan Jokowi, yaitu Pemilu 2019 harus benar-benar menghasilkan demokrasi yang lebih berkualitas.

Sebelumnya, SMRC merilis elektabilitas calon presiden petahana nomor urut 01 Joko Widodo unggul 60,2% dari penantangnya Prabowo Subianto, yaitu 28,7%. Sementara itu, jika dibandingkan dengan pasangan Prabowo-Sandiaga, pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin juga unggul dengan mengantongi 60,4% suara. Jauh mengungguli pasangan Prabowo-Sandi yang mendapatkan suara 29,8%.

Menambah semangat

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menambahkan, hasil survei yang menyimpulkan elektabilitas Jokowi-Amin terus meningkat akan menambah semangat TKN.

"Hasil survei itu menunjukkan, apa yang telah diprogramkan dan dikerjakan oleh pemerintahan Presiden Jokowi, yakni pembangunan di berbagai sektor, disambut positif dan diterima dengan baik oleh masyarakat," ucapnya.

Menurut dia, hasil survei yang menyimpulkan bahwa elektabilitas Jokowi terus meningkat, merupakan modal politik menggembirakan, meskipun Pilpres 2019 masih enam bulan lagi.

"Kami harus optimistis, ke depan elektabilitas Pak Jokowi terus meningkat."

Lebih lanjut, Hasto menyatakan meningkatnya elektabilitas Jokowi menunjukkan bahwa kampanye simpatik pasangan Jokowi-Amin mendapat respons positif.

"Itu buah dari kampanye yang mengacu pada kinerja nyata serta mengedepankan kesantunan. Itu akan jadi pemacu semangat untuk lebih masif lagi turun ke daerah dan memenangkan hati rakyat," tuturnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta menjelaskan pemerintah berupaya untuk meredam gejolak nilai tukar rupiah yang saat ini menembus Rp15 ribu per dolar Amerika.

"Pemerintah bersama Bank Sentral punya kebijakan campuran fiskal dan moneter yang dapat meredam gejolak rupiah," ungkapnya dalam focus group discussion (FGD) bertajuk Politik Ekonomi Jokowi: Mencari Ruang Gerak di tengah Tekanan Perekonomian Global, di Posko Cemara Nomor 19, Jakarta, kemarin.

Arif yang juga mewakili Megawati Institute, menilai bahwa saat ini nilai tukar rupiah lebih baik jika dibandingkan dengan negara G-20 lainnya.

"Dibanding negara-negara G-20 lain soal nilai tukar, keadaan kita relatif lebih baik. Sampai saat ini, depresiasi rupiah sekitar 11-12%, India 15%, Turki lebih dari 50%," jelasnya. (Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya