Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kebohongan Ratna Sarumpaet Goyang Elektabilitas Prabowo

Achmad Zulfikar Fazli
04/10/2018 18:15
Kebohongan Ratna Sarumpaet Goyang Elektabilitas Prabowo
(DOK. MI)

TERBONGKARNYA kebohongan aktivis Ratna Sarumpaet diyakini berdampak pada elektabilitas Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Pasalnya, Ratna memiliki kedekatan dengan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 itu.
 
"Jadi ketika sudah ada pengakuan kebohongan dan Prabowo melakukan pernyataan itu juga, otomatis akan menimbulkan kekecewaan publik. Dan, mungkin dalam satu bulan ini ada kekecewaan publik di level itu," kata peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rully Akbar, di Kantor LSI Denny JA, Jakarta, Kamis (4/10).
 
Namun, Rully menilai penurunan elektabilitas Prabowo-Sandi hanya sedikit. Sebab, Prabowo dan capres lainnya Joko Widido memiliki basis pendukung yang militan.
 
"Tapi untuk sekarang pasti ada penurunan terhadap dukungan Prabowo-Sandi," ucap dia.

Prabowo-Sandi, terang dia, bisa mengantisipasi agar penurunan elektabilitas itu kecil. Salah satu caranya yakni dengan menjadikan masalah itu menjadi satu-satunya kesalahan Ratna. Tanpa ada campur tangan tim sukses Prabowo-Sandi. Alhasil, publik hanya menembak ke Ratna.
 
"Mungkin itulah yang bisa dilakukan oleh tim Prabowo-Sandi untuk mengecilkan impact dari maslaah ini agar di level RS saja," terang dia.
 
Menurut dia, Prabowo-Sandi juga harus mengambil langkah positif untuk merebut hati swing voters atau pemilih yang mengambang. Sebab, pemilih tersebut ada sebanyak 30 persen dan akan terus berubah sikapnya hingga hari pencoblosan.
 
"Bisa jadi hal ini (masalah Ratna) merubah pilihan mereka, tapi bisa juga kalau ada hal yang dilakukan Prabowo-Sandi, bisa mengembalikan kepercayaan terhadap mereka, ya bisa jadi berbalik," pungkas dia. (Medcom/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya