Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON wakil presiden Ma’ruf Amin (Amin) mengungkapkan dirinya dan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) menginginkan kemenangan besar di Jawa Barat pada pemilihan presiden 2019. Targetnya pun tidak main-main, Amin targetkan kemenangan sebesar 70%.
“Insya Allah, Jokowi-Amin menang. Targetnya besar sih inginnya, minimal 70%,” kata Amin di sela-sela kunjungannya di Pondok Pesantren Al Muhajirin, Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (3/10).
Menurut Amin, target perolehan suara sebesar itu bukan suatu hal yang mustahil, sebab menurutnya selama ini hubungan silaturahimnya dengan masyarakat di Jawa Barat cukup baik. Amin yakin, dia dan Jokowi bisa meraup suara tinggi di Jawa Barat.
Pada kesempatan itu, Amin membantah tudingan bahwa Jokowi tidak dekat dengan kaum ulama. Menurutnya, selama 70 tahun sebelumnya, tidak ada zikir bersama di Istana Negara. Sejak kepemimpinan Jokowi, sambung Amin, setiap tanggal 1 Agustus sejak 2016 selalu diadakan zikir bersama. Hal itu lantas mempertegas kecintaan Jokowi kepada kelompok ulama. Selain itu, kedekatan Jokowi dengan ulama juga ditunjukkan dengan hal lain, yakni menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.
Bermimpi tinggi
Amin yang disambut ribuan santri itu meminta agar para santri tidak merasa rendah diri. Karena, banyak para pemimpin bangsa Indonesia justru lahir dari kalangan santri seperti menjadi menteri dan gubernur.
Mantan Rais Aam PBNU itu berpesan kepada santri yang berada di Pesantren Al Muhajirin untuk terus berusaha memaksimalkan potensi mereka karena bukan tidak mungkin presiden mendatang merupakan lulusan pesantren di Purwakarta itu.
Amin kemudian mencontohkan dirinya yang juga seorang santri, kini menjadi calon wakil presiden. Dia berharap para santri nantinya mengikuti jejak para santri yang telah sukses menjajaki dunia politik.
“Santri bisa jadi apa saja, menteri, gubernur, wakil presiden, dan bisa jadi presiden,” ujar Amin.
Kunjungan Amin ke Ponpes Al Muhajirin dilakukan dalam rangka zikir bersama. Zikir bersama itu juga bertujuan mendoakan para korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Selain itu, zikir dilakukan untuk mendoakan bangsa Indonesia agar bisa jauh lebih baik di masa depan.
Masih dalam satu rangkaian acara tersebut, sebanyak 1.500 kiai kampung seluruh Jawa Barat mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Jokowi-Amin dalam perhelatan Pilpres 2019 mendatang. Dukungan itu sebagai bentuk penghormatan kepada Amin yang juga seorang ulama besar, untuk meneruskan perjuangan sebagai pemimpin bangsa.
“Kami yakin bahwa dengan bertemunya semua kiai hari ini untuk menguatkan perjuangan kiai kita, ulama besar kita, untuk memimpin negara Republik Indonesia,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon, Hery Haryanto Azumi.
Hery mengatakan, dukungan dari kiai kampung sangat penting, karena mereka mampu menjadi penyambung lidah masyarakat. Amin, lanjut Hery, sudah bukan menjadi pemimpin organisasi Nahdlatul Ulama saja, melainkan milik masyarakat Indonesia.
“(Kiai kampung) punya kepemimpinan yang meng-akar, dan langsung bersentuhan dengan umat,” pungkasnya. (Medcom/OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved