Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pesantren Jadi Pemberdayaan Umat

Wibowo sangkala
01/10/2018 08:45
Pesantren Jadi Pemberdayaan Umat
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin (tengah) didampingi Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kanan) dan Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar (kiri) menyampaikan sambutan pada acara Konsolidasi Kader PKB di Surab( ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

CALON Wakil Presiden KH Ma'Ruf Amin menjanjikan, jika terpilih bersama Joko Widodo di Pilpres 2019, mereka berdua menjanjikan pesantren akan menjadi pusat pemberdayaan umat.

Selain itu, Jokowi-Amin juga akan mengusung arus baru Indonesia, yakni bukan melemahkan kaum konglomerat, tetapi juga menguatkan kaum yang di bawah.

Demikian dikatakan Ma'ruf Amin saat berdialog dengan santri dan relawan GoJo di Pondok Pesantren An-Nawawi di Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Banten, kemarin.

Menurut Amin, pembangunan infra-struktur yang selama ini dilakukan oleh Jokowi seperti pembangunan bandara dan tol tujuannya untuk menghilangkan kesenjangan antardaerah sehingga tidak ada daerah yang tertinggal, semuanya harus merata.

"Daerah tidak boleh ada kesenjangan dengan daerah lain, pembangunan harus merata. Bangsa Indonesia bisa dibangkitkan fighting spirit-nya, seperti yang terjadi pada Asian Games 2018. Begitu fighting spirit-nya dibangkitkan yang semula targetnya hanya 16 medali emas bisa dua kali lipat hasilnya.''

Bravo-5

Di Surabaya, relawan pendukung Jokowi-Amin berharap Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk bergabung dengan Bravo-5.

"Kami yakin Gus Ipul akan bersama Bravo-5 dan memenangkan pasangan nomor 01," ujar juru bicara Bravo-5 pusat, Ruhut Sitompul, di sela deklarasi dan pelantikan gabungan pengurus kabupaten/kota di Surabaya, kemarin.

Menurut dia, kapasitas dan kualitas Gus Ipul selama ini tidak perlu diragukan sehingga dinilainya sangat tepat untuk membantu Jokowi menjadi presiden satu periode lagi.

Politikus yang pernah bermain di sejumlah film dan sinetron tersebut optimistis tidak lama lagi Gus Ipul akan bergabung, terlebih sudah sering bertemu dengan sejumlah tokoh yang dekat dengan Presiden. Salah satunya Luhut Binsar Panjaitan.

"Saya pernah bertemu Gus Ipul beberapa hari lalu saat diundang televisi nasional di Jakarta dan bilang masih netral. Namun, kedekatan dan ketokohan Gus Ipul di NU membuat kami yakin karena beliau dekat dengan kami," ucap politikus yang dikenal dengan panggilan Poltak itu. Keoptimistisan sama disampaikan Ketua Bravo-5 Jatim Ubaidillah Amin Mochammad yang mengaku bahwa bergabungnya Gus Ipul hanya tinggal menunggu waktu.

"Lima hari lalu beliau dan kiai-kiai sepuh Jatim sudah bertemu Jokowi di Istana. Kalau bahasanya Gus Ipul, sekarang masih istikharah dan akan bersikap beberapa bulan lagi," ujar Gus Ubaid, sapaan akrabnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan deklarasi dan pelantikan gabungan pengurus 38 kabupaten/kota Bravo-5 se-Jatim sekaligus penyampaian program yang dilakukan dalam rangka mendulang 10 juta suara di provinsi se-tempat.

"Mereka bertugas sosialisasi ke warga. Caranya dengan nongkrong di warung kopi, lalu bergerak dari pintu ke pintu," ucapnya.

Turut hadir menyaksikan pelantikan dan deklarasi itu, yakni tim dewan pembina Bravo-5 Pusat, Laksamana (Purn) Marsetio dan Laksdya (Purn) Fred Lonan.

Pilpres digelar 17 April 2019 diikuti dua paslon, yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (FL/BN/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya