Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

PKB Sebut Dukungan Yenny Wahid Kekuatan Baru Jokowi-Amin

Antara
26/9/2018 22:45
PKB Sebut Dukungan Yenny Wahid Kekuatan Baru Jokowi-Amin
(MI/Susanto)

SEKRETARIS Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa Abdul Kadir Karding mengatakan dukungan politik Yenny Wahid dan Konsorsium Kader Gus Dur menjadi kekuatan baru bagi pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin untuk memenangi Pemilihan Umum Presiden 2019.

"Dukungan ini menjadi kekuatan baru dan energi positif bagi pasangan Jokowi-Amin dan menjadi tambahan kekuatan jaringan," kata Karding di Jakarta, Rabu (26/9).

Menurut dia, tambahan jaringan tersebut didapatkan dari Gusdurian karena kelompok tersebut terus berkembang dan besar. Selain itu, dia menilai Gusdurian memiliki banyak pengikut dan juga menjadi pemberi pengaruh di tengah masyarakat.

"Ini bukti bahwa kedekatan perjuangan atau kesamaan perjuangan antara Jokowi dan cita-cita Gus Dur dan komitmen serta peninggalan Gus Dur itu makin terlihat dengan dukungan ini," ujarnya.

Karding menyerahkan keputusan kepada Yenny apakah ingin masuk dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin atau masuk dalam sayap sukarelawan. Ia merasa senang apabila Yenny masuk dalam TKN. Namun, keputusan dikembalikan kepada Yenny, yaitu nyaman bekerja dan bergerak di mana.

"Yang  terpenting adalah dukungan ini bisa memberi dampak elektoral kepada Jokowi dan yang penting Yenny dan teman-teman Gusdurian bisa bekerja secara nyaman bersama-sama dengan kami," katanya.

Sebelumnya, Yenny Wahid dan sembilan anggota Konsorsium Kader Gus Dur mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan Jokowi-Amin. Sembilan anggota Konsorsium Kader Gus Dur yang menyatakan dukungan terhadap pasangan Jokowi-Amin adalah Barikade Gus Dur, Forum Kiai Kampung
Nusantara, Garis Politik Al Mawardi, Gerakan Kebangkitan Nusantara, Satuan Mahasiswa Nusantara, Millenial Political Movement, Komunitas Santri Pojokan, Jaringan Perempuan untuk NKRI, dan Forum Profesional Peduli Bangsa. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya