Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Format Debat Dipastikan Sesuai Kesepakatan Dua Capres

Dheri Agriesta
24/9/2018 15:10
Format Debat Dipastikan Sesuai Kesepakatan Dua Capres
(MI/PIUS ERLANGGA)

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) tak mau buru-buru menyusun format debat calon presiden dan calon wakil presiden. KPU juga akan melibatkan seluruh pihak dalam menyusun format tersebut.
 
"Jadi tetap kita akan diskusikan, itu masih agak panjang. Kita enggak usah buru-buru soal itu," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi di KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Senin (24/9).
 
Pramono menjelaskan penyusunan format juga melingkupi durasi, jumlah segmen, moderator, narasumber, dan panelis dalam debat tersebut. Format tak bisa ditentukan satu pihak.
 
"Harus berdasarkan kesepakatan dua belah pihak," kata dia.

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengusulkan debat capres-cawapres diganti dengan format seminar. Pramono tak menjawab secara lugas terkait usulan itu.
 
"Format dan lain-lain harus disepakati dua belah pihak. KPU sifatnya menawarkan. Kesepakatan harus disetujui dua belah pihak," jelas Pramono.
 
Sandiaga Uno menyebut debat kandidat sarat dengan provokasi. Ia mengaku mengalami provokasi saat debat Pilkada DKI Jakarta tahun lalu.
 
Provokasi ini mengganggu jalannya debat. Ia meminta KPU mengevaluasi format debat agar lebih baik. Sandi mengusulkan format debat diganti dengan seminar atau sarasehan. (Medcom/OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya