Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BURUNG merpati di genggaman peserta Pemilu 2019 secara bersamaan dilepaskan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, kemarin pagi. Pelepasan merpati lambang pemilu damai itu pun menandai dimulainya masa kampanye Pemilu 2019.
Para ketua umum parpol serta pasangan capres dan cawapres pun berjabat tangan dengan diselingi swafoto menandakan cairnya suasana acara deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Suasana kian cair tatkala capres nomor urut 01 Joko Widodo dan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bergandengan tangan turun dari panggung seusai pembacaan deklarasi kampanye damai menuju bangku masing-masing.
Di belakangnya, menyusul pasangan calon wakil presiden (cawapres) Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno juga bergandengan tangan. Sontak, sikap kedua pasangan capres dan cawapres itu mendapat tepuk tangan dari tamu undangan yang hadir.
Suasana dalam Deklarasi Kampanye Damai itu menandai dimulainya kampanye yang akan berlangsung hingga 13 April 2019.
Dalam kesempatan itu, para peserta kampanye pun menyatakan komitmen untuk menyerukan pesan kampanye damai ke seluruh pendukung.
"Kami, peserta Pemilu 2019 beserta tim kampanye dan para pendukung, berjanji mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil," kata Ketua KPU Arief Budiman diikuti pasangan capres cawapres serta para ketua umum partai politik.
KPU sebagai penyelenggara pun meminta kepada peserta pemilu untuk tidak melakukan kampanye hoaks dan politisasi SARA.
"Melaksanakan kampanye pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, politisasi SARA, dan politik uang. Melaksanakan kampanye berdasarkan peraturan perundangan-undangan yang berlaku," lanjut Arief.
Ia menambahkan, deklarasi kampanye damai tersebut dapat diikuti seluruh masyarakat di Indonesia.
Bukan seremonial
Setelah pembacaan deklarasi, pasangan capres-cawapres dan para ketum parpol pun menandatangani deklarasi damai itu. Namun, Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY memutuskan tidak mengikuti acara deklarasi damai itu. SBY mengaku kecewa atas adanya atribut partai yang masuk di acara deklarasi.
Dalam kaitan itu, komisioner KPU Hasyim Asyari mengatakan tidak ada sanksi bagi peserta pemilu jika tidak menandatangani prasasti kampanye damai tersebut. Hasyim menjelaskan deklarasi tersebut merupakan bentuk komitmen untuk melakukan kampanye damai, berkampanye tidak menggunakan fitnah dan hoaks, dan tidak menyerang perbedaan karena SARA.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menyatakan penandatanganan deklarasi damai itu merupakan bentuk tanggung jawab dan menjadi pegangan peserta Pemilu 2019.
"Deklarasi kampanye damai itu bukan seremonial, tetapi harus dijalankan penuh tanggung jawab," tegas Hasto.
Ia menegaskan, selama kampanye, TKN Jokowi-Ma'ruf pun berkomitmen melakukan kegiatan positif tanpa hoaks dan fitnah.
Capres Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo Subianto meminta tim dan pendukungnya untuk mengisi masa kampanye ke depan dengan konten positif tanpa isu SARA yang berpotensi membelah masyarakat. (Opn/Ths/X-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved