Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menetapkan dua pasangan calon presiden dan wakil presiden telah memenuhi syarat sebagai peserta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.
"Hasil Rapat Pleno KPU RI menetapkan bahwa dua pasangan calon yang telah mendaftar, yaitu Ir H Joko Widodo dan Prof Dr (hc) KH Ma'ruf Amin serta H Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019. Penetapan dituangkan dalam Keputusan KPU RI Nomor 1131/PL 02.2-Kpt/06/IX/2018 tentang Penetapan Pasangan Calon peserta Pemilu." ujar Arief Budiman selaku Ketua KPU di Gedung KPU Lantai 2, Jakarta Pusat, kemarin.
Setelah ditetapkan, calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan melakukan pengambilan urut nomor calon di KPU hari ini pada pukul 20.00 WIB.
Dengan penetapan resmi tersebut, pertarungan kedua pasangan pada kompetisi Pilpres 2019 pun resmi dimulai.
Selain penetapan pasangan pilpres, KPU menetapkan daftar calon tetap (DCT) anggota DPR dan DPD (lihat grafis). "KPU RI juga menetapkan DCT anggota DPR sebanyak 7968 calon dalam putusan Nomor 1129/PL 01.4-Ktp/06/IX/2018. Untuk penetapan DPRD ditetapkan oleh KPU daerah masing-masing," kata Arief.
Solidaritas
Dalam kaitan itu, Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Nasaruddin Umar berpesan agar semua pihak dapat saling menjaga solidaritas dan kebersamaan. Jangan biarkan kepentingan politik dan pemilu menimbulkan perpecahan di tubuh warga bangsa Indonesia.
"Seluruh warga bangsa Indonesia harus menganggap pesta demokrasi ini pesta rutin. Jangan dianggap sesuatu yang superistimewa sehingga bisa mempertaruhkan solidaritas dan persaudaraan semua warga bangsa. Perbedaan jangan membawa permusuhan," ujar Nasaruddin, kemarin.
Nasaruddin berpesan, kelak dalam kampanye, semua pihak jangan meninggalkan koridor kepribadian bangsa yang santun dan sopan. Demokrasi Pancasila harus dimaknai untuk mengakomodasi kesantunan publik dan sosial di dalam menghasilkan gagasan-gagasan.
Mantan wakil menteri agama itu berpesan agar seluruh warga bangsa tidak lupa untuk terus beribadah dan berdoa demi kelancaran dan perdamaian jalannya Pemilu 2019. Sepanas apa pun kampanye, kalau masyarakat terus bersandar pada Allah SWT, segala bentuk kekerasan dan ketegangan akan dapat tetap teredam. "Kita semua cukup berusaha dengan baik. Biarkan Tuhan yang menentukan pada akhirnya," ujar Nasaruddin.
Terkait dengan acara pengambilan nomor urut pasangan capres dan cawapres di Kantor KPU, nanti malam, tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin menyatakan bakal menyiapkan kejutan. "Karena kami dipimpin Pak Erick Thohir dengan energy of Asia-nya, (kami) akan menampilkan yang tidak terlepas dari jati diri bangsa yang berkebudayaan. Ada element of surprise nanti," kata Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto. (Mal/*/X-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved