Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Fahri Hamzah: Pelesetan Jelang Pemilu Wajar

Putri Rosmalia Octaviyani
19/9/2018 14:40
Fahri Hamzah: Pelesetan Jelang Pemilu Wajar
(MI/Susanto)

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan sindiran atau pelesetan akan berbagai hal menjelang pemilu merupakan hal yang wajar. Termasuk soal pelesetan lirik lagu potong bebek angsa yang ditulis Fadli Zon di akun twitter-nya, Rabu (19/9) pagi ini.

"Ya saya tadi baca itu lagu, kayaknya nggak kayak yang dulu. Yang dulu udah bagus, jangan diubah-ubah," ujar Fahri seraya tertawa, di gedung DPR, Jakarta, Rabu (19/9).

Ia mengatakan, sindiran dan pelesetan diyakininya akan lebih banyak bermunculan ketika proses pemilu sudah di mulai nantinya. Ia berharap semua pihak dapat menyikapinya dengan kepala dingin.

"Ya namanya orang lagi apa namanya, lagi mengatur berbagai cara untuk menang pemilu kan," ujar Fahri.

Ia mengatakan, ia berharap semua pihak dapat menerima hal seperti itu sebagai hiburan di tengah memanasnya persaingan pemilu.

"Kita anggap aja itu bagian dari kreativitas yang lucu yang kita ketawa dan tidak usah sedih sebab kedua belah pihak kan akan melakukan hal yang sama. Jadi ya kita rayakan ini sebagai cara kita untuk bersaing dalam demokrasi secara sehat. Tidak ada masalah itu," tutup Fahri. 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bernyanyi 'Potong Bebek Angsa' di Twitter. Dia mengubah lirik lagu anak-anak tersebut menjadi bernada Pilpres 2019. Lirik lagu tersebut ditulis Fadli Zon dengan huruf kapital. Dalam liriknya, Fadli menyindir orang yang disebutnya gagal mengurus bangsa. 

Lebih jauh, Fadli bahkan menyebut orang gagal itu memaksa ingin jadi pemimpin dua periode. Pemimpin itu disebur Fadli takut digantikan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

"Gagal urus bangsa, maksa dua kali," kata Fadli di akun twitternya @fadlizon, Rabu (19/9). 

Berikut ini lirik 'Potong Bebek Angsa' yang diubah Fadli Zon:

Potong bebek angsa
Masak di kuali 
Gagal urus bangsa 
Maksa dua kali
Takut diganti 
Prabowo-Sandi 
Lalalalalala lalalalai

(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya