Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Daerah Puji Kinerja Jokowi

Rudy Polycarpus
10/9/2018 09:30
Daerah Puji Kinerja Jokowi
Presiden Joko Widodo didampingi Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem IGK Manila, memberi kuliah umum kepada peserta pendidikan bela negara ABN Partai NasDem Angkatan II di Pancoran, Jakarta, (17/7/2018).( MI/PUTRA ANANDA)

SEJUMLAH kepala daerah secara spontan menyatakan mendukung Joko Widodo untuk kembali menjadi presiden periode 2019-2024. Mereka berani berbeda dengan partai politik pengusung saat pilkada karena melihat kinerja Jokowi selama ini sangat positif bagi pembangunan bangsa ini ke depan.

Kepala daerah yang secara terbuka mendukung Jokowi, antara lain Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Gubernur Sultra Ali Mazi, Gubernur Kalbar Sutarmidji, gubernur terpilih Jatim Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim Soekarwo, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Gubernur NTB Muhammad Zainul Madji, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Para gubernur tersebut bukan hanya berasal dari parpol yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang mendukung pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf), melainkan juga dari parpol pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Mereka ialah Lukas Enembe, Muhammad Zainul Majdi, dan Wahidin Halim (Demokrat), serta Irwan Prayitno (PKS).

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengatakan hampir semua gubernur di Indonesia mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. "Saya pikir hampir merata, coba sebutkan gubernur mana yang tidak mendukung Pak Jokowi hari ini. Yang Anda dengar siapa?" kata Surya di Kantor DPP NasDem, Jakarta, pekan lalu.

Ia meyakini para gubernur harus berjalan seirama dengan kebijakan pemerintah pusat. Karena itu, Surya optimistis bakal banyak pihak yang memberikan dukungan kepada Jokowi. "Bagaimana pun, gubernur kan perpanjangan tangan, harusnya memang seirama sejalan. Pikiran-pikiran strategis ini ke depan yang NasDem persiapkan dan nantinya mengevaluasi kembali produk UU," terangnya.

NasDem, kata Surya, akan mengupayakan hal itu apabila mempunyai anggota dewan yang cukup banyak seperti target 100 kursi tercapai dalam Pemilu 2019. "Tentu NasDem harus lebih mem-follow up sesuatu yang sekarang ini terkesan stagnan," ujarnya.

Safari ke parpol

Ketua Umum PPP Romahurmuziy menyebut Erick Thohir akan segera bersafari ke ketua umum partai pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. Lawatan itu untuk mendapatkan materi dan program kampanye yang sudah disusun sebelumnya.

"Sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf, Erick juga akan mendapatkan rambu-rambu apa yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan dalam kampanye," kata Rommy di Jakarta, kemarin.

Selain itu, Erick juga akan mendapatkan pesan-pesan untuk menjaga kontestasi Pilpres 2019 agar tetap bermartabat. Setelah bertemu dengan ketum partai, Erick akan mematangkan materi dan program kampanye bersama seluruh TKN. Setelah itu, dia akan berbagi tugas dengan anggota tim, termasuk menjadwalkan Jokowi-Ma'ruf untuk keliling menyapa warga Indonesia. (Medcom/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya