Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPUTUSAN Bawaslu dalam rapat pleno hari ini, Jumat (31/8), yang menyatakan Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tidak terbukti memberikan mahar pada PKS dan Gerindra dianggap menyisakan pertanyaan. Keputusan Bawaslu untuk tidak menindaklanjuti hal itu dianggap tidak menjawab banyak pertanyaan publik.
“Keputusan Bawaslu ini tetap menyisakan banyak pertanyaan karena prosesnya tidak tuntas dan lengkap. Andi Arief bahkan tidak datang dan tidak dimintai keterangan,” ujar Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate ketika dihubungi, Jumat (31/8).
Bawaslu dianggap hanya berusaha menyelesaikan masalah itu secara normatif dan prosedural, tanpa ada upaya lain yang lebih serius. Padahal ada penyataan Andi Arief atau Sandiaga Uno yang sempat mengatakan jika memang ada dana kampanye yang ia berikan.
“Padahal kan selain Andi Arief, Sandiaga jelas-jelas sudah mengatakan jika itu memang ada dananya untuk kempanye. Itu kenapa tidak ditindaklanjuti, padahal kan dana kampanye itu juga ada batasnya,” ujar Johnny.
Ia mengatakan, meski begitu dirinya menghormati keputusan Bawaslu. Keputusan tersebut merupakan hak dan ranah Bawaslu sebagai pengawas pemilu.
Namun, ia mengatakan, masyarakat Indonesia telah memiliki kemampuan yang baik dalam menilai setiap keputusan di masa kampanye.
Keputusan Bawaslu yang masih menimbulkan pertanyaan tersebut justru berpotensi membuat publik semakin meragukan jalannya pemilu yang bersih di 2019 mendatang.
“Persepsi publik itu sulit untuk dikendalikan. Bisa ada kecenderungan mereka ragu dan menganggap jika Bawaslu itu longgar dan perlu diwaspadai kinerjanya,” tutup Johnny. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved