Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Andi Arief Dongkol PDIP Bajak Deddy Mizwar

M Sholahadhin Azhar
30/8/2018 13:35
Andi Arief Dongkol PDIP Bajak Deddy Mizwar
(ANTARA)

WAKIL Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengkritik Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Hasto dituding membajak kader Demokrat Deddy Mizwar masuk ke Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

"Saya tidak mengerti, kenapa Ibu Megawati (Ketua Umum PDI Perjuangan) merestui Hasto yang rajin membajak kader Demokrat untuk gabung ke tim Jokowi. Apakah PDIP sudah sangat miskin kader berkualitas?" kata Andi melalui pesan tertulis, Kamis (30/8).

Ia mengaitkan sikap Hasto dengan peristiwa pada 2009. Saat itu, ada beberapa kader PDI Perjuangan yang ditawari jabatan menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Namun, dalam daftar kader tersebut, tak ada nama Hasto.

Menurut dia, Hasto dendam sehingga membajak Deddy Mizwar. Andi meminta Megawati mendisiplinkan Hasto. Apa yang telah dilakukan kader partai berlambang banteng itu dianggap keluar batas.

"Partai Demokrat partai besar, kami sudah punya posisi politik dalam Pilpres 2019, tolong Ibu Megawati tertibkan Sekjen Hasto agar hubungan Demokrat dan PDIP tidak makin memanas," kata Andi.

Sebelumnya, Deddy Mizwar mengkonfirmasi partisipasi dirinya di TKN KIK. 

"Insyaallah, semuanya harus jelas. Mudah-mudahan cocok dan menjadi cita-cita ke depannya," kata Deddy, Selasa (28/8).

Hasto menjelaskan masuknya Deddy Mizwar menjadi bagian KIK telah melalui koordinasi dengan Presiden Jokowi. Deddy dianggap mempunyai landasan kebudayaan yang sesuai dengan fokus Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. 

"Ya, tadi pertimbangannya aspek kebudayaan, kepentingan pilpres itu jauh lebih mencerminkan kesatupaduan dari seluruh elemen masyarakat itu yang kami ingin tunjukkan," kata Hasto. (Medcom/OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya