Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Penunjukan Deddy Mizwar Positif

Bayu Anggoro
29/8/2018 08:40
Penunjukan Deddy Mizwar Positif
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

DITUNJUKNYA Deddy Mizwar sebagai salah satu juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapat sambutan positif dari barisan koalisi pendukung. Sosok Deddy dianggap memiliki komunikasi politik yang baik.

"Bagus dia jadi jubir, semakin banyak yang ingin jadi jubir tentu semakin baik. Kita welcome saja," kata Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Manado, kemarin.

Beberapa jam sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan masuknya mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu ke Koalisi Indonesia Kerja (KIK) telah melalui koordinasi dengan Jokowi. Menurut dia, Deddy mempunyai landasan kebudayaan yang sesuai dengan fokus Jokowi-Ma'ruf.

"Kami telah memutuskan dan sesuai dengan hasil koordinasi dengan Bapak Jokowi, bahwa Pak Deddy Mizwar itu sebagai salah satu juru bicara dalam TKN pasangan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin. Pertimbangannya aspek kebudayaan, kepentingan pilpres itu jauh lebih mencerminkan kesatupaduan dari seluruh elemen masyarakat itu yang kami ingin tunjukkan," kata Hasto di Jakarta, kemarin.

Deddy pun, menurut Hasto, telah menyatakan kesiapannya untuk menjadi jubir. Dikonfirmasi terpisah, Deddy pun tidak menampik sudah dihubungi tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf untuk menjadi salah satu jubir. Namun, ia mengaku masih belum memberi jawaban.

"Sudah ada timses yang datang, tapi kan harus jelas apa dulu tugas dan kewajibannya. Insya Allah, jika Allah mengizinkan dan menghendaki," kata Deddy.

Penunjukan Deddy tentu akan menjadi pukulan telak bagi kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pasalnya, saat bersaing dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2018, Deddy Mizwar tercatat sebagai kader Partai Demokrat, sedangkan Demokrat pada Pilpres 2019 mengusung bakal paslon lawan Jokowi-Ma'ruf itu.

Di kubu Jokowi-Ma'ruf sudah terdapat delapan jubir yang berasal dari kalangan parpol KIK. Para jubir itu ialah politisi PDI Perjuangan Ahmad Basarah, Arif Budimanta, dan Johan Budi, politikus PKB Abdul Kadir Karding, politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago, politikus Partai Perindo Arya Sinulingga, dan politikus PPP Lena Maryana Mukti.

Ketua tim

Satu-satunya posisi yang belum terisi dalam TKN hanyalah ketua tim. Hasto kembali menegaskan bahwa ini ialah hak prerogatif Jokowi, tetapi ada kabar yang menyebut nama presenter Najwa Shihab dan pengusaha Erick Thohir menjadi kandidatnya.

"Itu aspirasi berdasarkan survei, hal-hal yang wajar di dalam demokrasi," kata Hasto.

Kedua nama itu dinilai sebagai generasi muda yang memiliki prestasi serta mencerminkan generasi milenial. Generasi milenial yang juga masuk kategori pemilih pemula memiliki potensi menyumbang perolehan suara pemilu yang cukup besar, yakni mencapai 1,2 juta jiwa di 34 provinsi se-Indonesia.

Salah satu representasi generasi milenial, yakni kelompok relawan pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama , yakni Teman Ahok telah mendeklarasikan dukungannya untuk Jokowi-Ma'ruf. Untuk itu, nama mereka bertransformasi menjadi Sejuta Teman.

"Relawan Teman Ahok menyatakan mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, pada Pemilihan Presiden 2019, dan untuk menggalang dukungan yang lebih luas, Teman Ahok telah bertransformasi menjadi gerakan Sejuta Teman," ujar Koordinator Sejuta Teman yang juga salah satu pendiri Teman Ahok, Mohammad Fathony di Jakarta, kemarin. (Uta/Ant/MTVN/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya