Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Demokrat Bantah Perintahkan Andi Arief Mangkir Panggilan Bawaslu

Arga Sumantri
28/8/2018 13:04
Demokrat Bantah Perintahkan Andi Arief Mangkir Panggilan Bawaslu
Andi Arief(ANTARA/Muhammad Adimaja)

SEKJEN Partai Demokrat Hinca Panjaitan menepis kabar partai memerintahkan Andi Arief mangkir dari panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Wasekjen Demokrat itu empat kali mangkir pemeriksaan soal pernyataannya terkait mahar politik Sandiaga Uno.

"Sama sekali tidak (memerintahkan)," kata Hinca di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28/8).

Hinca mengaku ia belum bertemu dengan Andi Arief. Namun, ia mendapat informasi Andi Arief masih berada di Lampung.

"Beliau yang saya tahu, tapi saya belum ketemu, masih di Lampung melihat keluarganya dan sampai saat ini saya belum ketemu lagi," ujar dia.

Dia menyebut, sejauh ini, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono juga belum memberikan arahan apa pun soal kasus kicauan Andi Arief.

Pernyataan Andi Arief, kata Hinca, juga tidak dibahas dalam pertemuan para sekjen koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Enggak. Itu kan urusan internal (Demokrat). Kami bicara program dan hal-hal yang sangat fundamental," tutur dia.

Andi Arief sudah empat kali mangkir pemanggilan Bawaslu. Dia sedianya diminta mengklarifikasi pernyataannya soal dugaan mahar politik Sandiaga Uno dalam proses pemilihan bakal calon wakil presiden.

Andi Arief menyebut Sandi memberi uang masing-masing Rp500 miliar kepada PAN dan PKS agar direstui mendampingi Prabowo di Pilpres 2019. Hingga saat ini, pernyataan itu juga belum dicabut. (Medcom/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya