Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Amien Mau Nyapres, PKS: Ini Masih Dinamika

Nur Aivanni
12/6/2018 14:52
Amien Mau Nyapres, PKS: Ini Masih Dinamika
( ANTARA FOTO/Anis Efizud)

WAKIL Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid mengatakan munculnya rencana pencalonan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais sebagai capres adalah hal yang biasa jelang pesta demokrasi 2019 nanti. Menurutnya, rencana tersebut merupakan dinamika yang masih terus berkembang.

"Ya kita ikuti saja perkembangannya dari hari ke hari," katanya saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (12/6). Menurutnya, siapapun boleh mencalonkan diri sebagai capres karena itu merupakan hak setiap warga negara.

Hanya saja, kata Hidayat, perlu kerjas keras bagi Amien untuk meyakinkan partai politik lainnya untuk bisa memberikan dukungan kepadanya. "Itu memerlukan kerja keras dan kerja yang tuntas juga," imbuhnya.

Munculnya nama Amien Rais, kata Hidayat, tidak membuat pihaknya khawatir jika ada perubahan komunikasi politik yang telah dibangun antara Gerindra dengan PKS sejauh ini.

"Pertanyaannya kalaupun nanti bergabung, apakah Pak Amien mau jadi cawapres? Itu pun sekali lagi juga penting beliau bicarakan. Kalau beliau mau cawapres, beliau mau capresnya siapa? Kalau capresnya Pak Prabowo, apakah Gerindra mau cawapresnya Pak Amien?" tuturnya.

Secara terpisah, Wasekjen PKS Abdul Hakim menyambut baik rencana Amien yang mau maju dalam pilpres 2019. Menurutnya, itu akan memberikan warna dalam kontestasi politik nantinya. "Bagus, demokrasi semakin semarak. Ada pilihan-pilihan kepemimpinan bangsa semakin berwarna," katanya.

Saat ditanyakan apakah munculnya nama Amien tersebut akan menggeser posisi PKS yang telah mengajukan nama capres/cawapres kepada Gerindra, Hakim mengatakan hal tersebut merupakan bagian dari dinamika politik.

"Kita lalui saja prosesnya. Kami saling memerlukan. PKS ada calon, Gerindra punya calon dan PAN punya calon. Kita nikmati saja proses demokrasi. Akhirnya akan ada kesimpulan," pungkasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya