Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan partai politik harus mengoreksi diri dengan banyaknya kader yang ditangkap KPK karena dugaan korupsi. Evaluasi besar-besaran dan menyeluruh dinilai Yunarto harus dilakukan PDIP bukan hanya karena kadernya dianggap paling banyak terciduk KPK, tetapi juga karena statusnya sebagai partai penguasa.
"Ini otokritik bagi PDIP sebagai partai penguasa harusnya memberi contoh," kata Yunarto ditemui di Jakarta, Kamis (7/6).
Evaluasi besar-besaran dan menyeluruh dinilai Yunarto harus dilakukan PDIP bukan hanya karena kadernya dianggap paling banyak terciduk KPK, tetapi juga karena statusnya sebagai partai penguasa.
Menurutnya, PDIP harus mengingat bagaimana Partai Demokrat yang terseok dalam pentas politik akibat banyaknya kader yang tertangkap KPK dan kemudian terbukti korupsi hingga mendekam di penjara.
"Elektabilitas Demokrat hancur seketika ketika berani memasang slogan katakan tidak pada korupsi tetapi justru banyak kadernya yang korupsi atas kasus Hambalang dan Wisma Atlet," ujarnya.
Yunarto pun menyebut perekrutan kader masih menjadi pekerjaaan rumah besar tidak hanya bagi PDIP tetapi juga bagi partai lain. Ia menyebut hingga saat ini belum ada indikator yang jelas terhadap proses perekrutan kader parpol.
Tak hanya itu, parpol seakan buta terhadap kadernya sendiri karena tak pernah ada penelusuran rekam jejak maupun latar belakang masa lalu. "Sehingga saat ini merekrut kader masih seperti kucing dalam karung," tandasnya.
Cap parpol sebagai sarang koruptor pun bisa menjadi semakin kuat dengan penolakan kuat para anggota parpol yang duduk di DPR terhadap aturan larangan mantan napi korupsi untuk mencalonkan diri kembali pada pemilu legislatif.
"Dari sini seharusnya ada sikap baru dari mereka supaya bisa membuat gebrakan bagaimana mendukung pemberantasan korupsi," tegasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved