Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Lokasi Baru Napi Terorisme Mako Brimob di Nusakambangan Sudah Siap

Nur Aivanni
10/5/2018 18:46
Lokasi Baru Napi Terorisme Mako Brimob di Nusakambangan Sudah Siap
(MI/LILIEK DHARMAWAN)

MENTERI Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan bahwa Kementerian Hukum dan HAM melalui Dirjen Pemasyarakatan (Dirjen PAS) telah menyiapkan lokasi baru bagi 155 narapidana terorisme yang dipindahkan dari Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, ke Lapas Nusakambangan.

"Dari Kemenkum dan HAM memang sudah menyiapkan lokasi baru untuk napi teroris di Nusakambangan. Sudah disiapkan," kata Wiranto saat konferensi pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/5).

Ia menjelaskan bahwa para napi terorisme tersebut harus dipindahkan karena Rutan Mako Brimob sudah tidak bisa digunakan lagi. "Itu (Rutan Mako Brimob) rusak dari serbuan tadi pagi. Ngga mungkin digunakan lagi. Harus pindah," ucapnya.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Syafruddin menjelaskan bahwa Rutan Mako Brimob tersebut adalah Rutan negara cabang Salemba. Karena itu, pihak yang bertanggung jawab atas Rutan tersebut adalah Dirjen PAS Kementerian Hukum dan HAM.

"Jadi bukan Rutan anggota Polri. Rutan seperti biasa layaknya rutan biasa. Kebetulan, ada di dalam (Kompleks Mako Brimob). Itu ditetapkan pada tahun 2006, Rutan Brimob menjadi Rutan umum," terangnya.

Kendati demikian, terkait kerusuhan yang terjadi pada Selasa (8/5) malam itu, ia mengatakan bahwa pihaknya dan Kementerian Hukum dan HAM akan menyelesaikannya secara komprehensif. "Tentu penyelesaiannya adalah kita akan selesaikan secara komprehensif antara Dirjen PAS Kemenkum dan HAM dan kita sendiri," ucapnya.

Ia pun mengaku bahwa beberapa bulan sebelumnya baik Kemenkum dan HAM dan pihak Kepolisian telah berkoordinasi mengenai kondisi Rutan Mako Brimob yang sudah kelebihan kapasitas seperti rutan-rutan lainnya.

Pada Selasa (8/5) malam terjadi kerusuhan di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Kerusuhan bermula dari bentrokan antara narapidana terorisme dengan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya