Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Joko Widodo mengapresiasi upaya pengendalian situasi dan pemulihan keamanan terhadap kerusuhan yang terjadi di Rutan Salemba cabang Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa negara dan seluruh rakyat Indonesia tidak pernah takut dan tidak akan pernah memberikan ruang sedikit pun pada terorisme dan upaya-upaya yang mengganggu keamanan bangsa dan negara.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas nama rakyat dan negara kepada seluruh aparat keamanan yang terlibat di dalam menyelesaikan peristiwa ini," kata Jokowi saat konferensi pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/5).
Pada kesempatan tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun bersyukur semua narapidana teroris sudah menyerahkan diri kepada aparat keamanan.
Hadir mendampingi Presiden, yakni Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan, Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius, Wakapolri Komjen Syafruddin dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Untuk diketahui, pada Selasa (8/5) terjadi kerusuhan di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Kerusuhan bermula dari bentrokan antara narapidana terorisme dengan anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
Dalam kerusuhan tersebut, lima polisi pun gugur. Empat di antara korban gugur merupakan anggota Densus 88 Antiteror dan satu anggota Brimob Polda Metro Jaya. Peristiwa ini juga menewaskan satu narapidana terorisme.
Selain korban jiwa, narapidana yang berhasil merampas senjata milik petugas pun menyandera salah satu polisi bernama Iwan Sarjan. Iwan akhirnya dibebaskan setelah 27 jam ditawan para narapidana. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved