Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
AJANG Car Free Day (CFD) mesti menjadi ruang kebebasan warga negara yang bebas dari unsur politik dan digunakan secara bertanggungjawab, terhormat, dan bermartabat.
Merujuk kasus kekerasan atau intimidasi yang menimpa seorang perempuan dan anak di CFD Jakarta belum lama ini, pemerhati sosial Devie Rahmawati menilai insiden yang terjadi berdasarkan sentimen kelompok tertentu tidak sesuai berdasarkan peraturan Pemerintah Provinsi DKI bahwa CFD tidak digunakan untuk ruang politik.
"Aspirasi politik memang hak warga negara, tetapi harus disalurkan dengan cara produktif, terhormat, bertanggungjawab, dan bermartabat. Jika kejadian ini terus dibiarkan, pemerintah DKI atau aparat akan kehilangan kewibawaan sebab pemerintah kota atau aparat membiarkan aturan yang dibuat itu dibiarkan terbuka untuk dilanggar," kata Devie Rahmawati menjawab Media Indonesia, Sabtu (5/5).
Devie mengaku prihatin pada kasus yang terjadi di ruang publik CFD. Menurut dia ruang kebebasan itu dipakai sebagai ruang kebebasan yang tidak bertanggungjawab yakni kebebasan yang tidak menghormati kebebasan pihak lain secara bermartabat.
Dosen Unversitas Padjajaran (Unpad) Bandung itu berpendapat pelaku pelecehan di CFD pada perempuan ini tidak dibenarkan dan harus mendapat sanksi sesuai hukuman yang berlaku.
"Sanksi dijatuhkan untuk memastikan bahwa pemerintah terjaga kehormatan sehingga wibawa pemerintah tegak.Jika tidak, hal krusial akan muncul bahwa pemerintah kehilangan kewibawaan. Lalu peluang kekacauan akan terbuka karena kasus yang muncul tidak dberi sanksi," tegas Devie yang juga dosen komunikasi di Swansen University Inggris.
Lebih lanjut ia mengutarakan kasus CFD memang kental unsur politik. Sehingga tidak menutup kemungkinan jika dibiarkan akan merembet di ruang publik lain.
"Kasus kekerasan pada perempuan dan anak itu jika pemerintah tidak tegas memberi sanksi pada pelaku akan ditiru dan diimitasi di tempat tempat lain," tandas Devie alumni FISIP UI dan mantan Kepala Humas UI itu. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved