Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kalau Prabowo tidak Maju, Gerindra bakal Drop

Astri Novaria
17/4/2018 20:55
Kalau Prabowo tidak Maju, Gerindra bakal Drop
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

PENGAMAT politik Universitas Padjajaran Muradi memahami alasan kader Gerindra yang satu suara mendukung ketua umum mereka, Prabowo Subianto, maju sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 mendatang.

Sebab, menurutnya, Gerindra butuh sosok yang bisa mendongkrak suara partainya di 2019 mendatang dan hingga saat ini belum ada sosok di luar Prabowo yang bisa dijual untuk menaikkan elektabilitas Gerindra.

"Internal Gerindra mendukung Pak Prabowo maju karena kalau tidak, potensi Gerindra dapatkan suara terbanyak akan berkurang. Kalau saya orang Gerindra, saya akan mendorong Pak Prabowo untuk maju supaya saya gampang 'jualan' diri saya," ujarnya saat dihubungi, Selasa (17/4).

Muradi menilai, selama ini yang membuat Gerindra maju ialah sosok Prabowo. Orang memilih Gerindra karena Prabowo, bukan sosok-sosok lain di dalamnya.

"(Jadi) kalau Pak Prabowo tidak maju, Gerindra akan drop," cetusnya.

Menurut dia, sosok Prabowo masih dibutuhkan termasuk di saat Pilkada Serentak 2019 sebagai salah satu upaya memudahkan pemenangan di pileg. Ia juga menilai elektabilitas Prabowo masih tinggi ketimbang tokoh-tokoh lain yang disebut-sebut akan menjadi capres di Pemilu 2019 mendatang.

Jika Prabowo tidak maju dan memilih menjadi king maker dengan mengusung calon lain, hal itu bisa membuat Partai Gerindra kehilangan banyak pemilihnya.

"(Prabowo bisa jadi king maker) cari alternatif profil (capres) lain. Cuma problemnya, ini dalam politik ada keterkaitan antara satu dengan yang lain. Prabowo punya potensi untuk menantang kembali Pak Jokowi, artinya elektabilitas ada. Tinggal bagaimana timses mampu menjalankan fungsi pemenangan. Selain itu dibutuhkan dukungan publik, soliditas di internal partai juga," pungkasnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya