Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Abraham Samad Dukung Pembentukan TGPF Kasus Novel Baswedan

Agus Utantoro
15/4/2018 17:15
Abraham Samad Dukung Pembentukan TGPF Kasus Novel Baswedan
(MI/ROMMY PUJIANTO)

MANTAN Komisioner KPK, Abraham Samad menilai, serangkan terhadap lembaga  antirasywah di Indonesia menunjukkan bahwa kinerja institusi ini masih cukup baik. Karena itu, kemudian wajar jika muncul serangan politik dan bahkan cercaan dan teror.

Di sela-sela sela roadshow seminar motivasi spirit of Indonesia di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Minggu (15/4/2018) itu, Abraham Samad mengatakan, mereka yang merasa terancam kedudukannya karena kerja KPK, akan selalu berusaha untuk melemahkan KPK, bahkan banyak pula yang menginginkan KPK dibikin mandul tak berdaya.

Ia menyatakan kekhawatirannya kasus seperti yang dialami oleh Novel Baswedan dapat kembali terulang. Bahkan menurut dia, bisa jadi akan menimpa Komisioner, tidak hanya pada pegawai KPK.

Abraham Samad kemudian mengajak masyarakat sipil dan lainnya mendorong terbentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). "Menurut saya, kasus Novel harus diselesaikan lewat TGPF. Kalau tidak saya khawatir kasus ini akan mengendap," tegasnya. 

Abraham kemudian mengingatkan kasus itu sudah setahun berlalu. Ditegaskan keberadaan TGPF ini justru akan membantu polisi menguak kasus tersebut menjadi terang. TGPF imbuhnya, harus bekerjasama dengan kepolisian hingga kasus dapat diketahui siapa pelakunya, motif dan siapa di belakang kasus itu.

Menyinggung tahun politik, Abraham Samad menegaskan, KPK haruslah mencermati kemungkinan besar munculnya praktik politik uang menjelang pelaksanaan pilkada serentak 2018. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya