Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

TNI AL Libatkan Imigrasi Investigasi Kapal Asing

Nur Aivanni
08/4/2018 17:59
TNI AL Libatkan Imigrasi Investigasi Kapal Asing
( ANTARA FOTO/Septianda Perdana)

PANGLIMA Komando Armabar Laksamana Muda Yudo Margono mengatakan bahwa tim satgas tengah melakukan investigasi terkait kapal ikan asing STS-50 yang ditangkap di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia, pada Jumat (6/4).

"Investigasi sudah mulai," kata Yudo kepada Media Indonesia, Minggu (8/4). Dalam investigasi tersebut, ia mengatakan bahwa pihaknya pun sudah bekerja sama dengan pihak imigrasi. Hal itu terkait dengan adanya 10 warga negara asing, yakni Rusia dan Ukraina, yang berada di dalam kapal tersebut.

Kantor Imigrasi Sabang pun, sambungnya, telah berkolaborasi dengan Lanal Sabang baik untuk pendataan maupun pengamanan ABK beserta kapalnya.

Sebelumnya diberitakan, TNI AL melalui Komando RI Kawasan Barat menangkap kapal ikan asing STS-50 yang merupakan buron International Police (Interpol), di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia, Aceh, Jumat (6/4).

Kapal STS-50 tersebut ditangkap di perairan Aceh sekitar 60 mil dari sisi tenggara Pulau Weh. Kapal tersebut membawa 30 anak buah kapal, 20 di antaranya WNI dan 10 lainnya warga negara Rusia dan Ukraina.

Penangkapan STS-50 bermula dari informasi yang diterima TNI-AL, Kamis (29/3), tentang keberadaan kapal itu di ZEE Madagaskar dengan tujuan akhir perairan Indonesia. (X-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Victor Nababan
Berita Lainnya