Minggu 08 April 2018, 17:28 WIB

Presiden Jokowi Naik Motor Chopper Tinjau Padat Karya Tunai

Rudy Polycarpus | Politik dan Hukum
Presiden Jokowi Naik Motor Chopper Tinjau Padat Karya Tunai

MI/BENNY BASTIANDY

 

ADA yang unik dalam kunjungan kerja Presiden Joko Widodo hari ini, Minggu (8/4). Presiden Joko Widodo mengendarai sepeda motor kesayangannya untuk blusukan dalam rangka melakukan agenda kerja di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

"Saya jalan kurang lebih 30 km sampai ke Pantai Pelabuhan Ratu. Tempatnya sangat indah. Jalannya juga kelok-kelok. Sekaligus ingin mengenalkan Pelabuhan Ratu," ujar Presiden.

Presiden mengendarai motornya untuk meninjau pelaksanaan program padat karya tunai. Ada dua program padat karya tunai yang ditinjau langsung, yaitu program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Desa Pasir Suren, dan program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Desa Citarik, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

"Ini kan hari Minggu setelah tadi kan urusan gizi untuk anak, saya pengin mengajak kawan-kawan saya dari klub-klub motor untuk juga bersama-sama melihat padat karya tunai yang ada di desa-desa. Biasanya pakai mobil ini separuh jalan kita coba pakai sepeda motor," katanya.

Dalam perjalanannya ini Presiden tampil dengan mengenakan jaket berbahan jeans, celana panjang biru tua, dan sepatu kets. Uniknya lagi, jaket jeans biru yang dipakai Presiden ini bergambar peta Indonesia di bagian dadanya. Sementara di bagian lengan dan punggung tertulis dengan cukup besar "Indonesia".

Presiden mengendarai motor berjenis Royal Enfield Bullet 350 cc bergaya chopperland dan berwarna kuning emas. Presiden ditemani puluhan bikers yang tergabung di beberapa klub motor, antara lain Elders.

"Semua klub motor ada. Pak Menteri PU. Ada semua. Jadi ini tidak satu klub, banyak," lanjutnya.

Presiden pun tak lupa mengingatkan ketika akan mengendarai sepeda motor, aspek keselamatan harus diperhatikan. Semua kelengkapan motor, pengendara, maupun administrasi harus lengkap.

"Jadi supaya diketahui kalau kita pengin naik sepeda motor spionnya harus ada, seinnya ada, lampunya ada, (plat) nomornya ada, semuanya ada. SIM-nya juga ada. Jadi harus komplit semua," ucap Kepala Negara.

Turut mendampingi Presiden, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.(X-10)

Baca Juga

Ilustrasi

Lima Teroris di Aceh Terafilisiasi Jaringan ISIS

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 24 Januari 2021, 16:06 WIB
"Mereka terafiliasi dengan jaringan bom Mapolreta Medan dan jaringan yg ditangkap di Riau yang ujungnya mengarah ke ISIS," ujar...
Ilustrasi

Ini Empat Alasan Perlunya UU Pemilu di Revisi

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 24 Januari 2021, 15:11 WIB
Peneliti Perludem Heroik Pratama memaparkan empat alasan ihwal urgensinya revisi Undang-Undang No. 7/2017 tentang...
Antara

Transfer BBM Ilegal, 2 Kapal Asing Diamankan Bakamla

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 24 Januari 2021, 14:57 WIB
Bakamla RI mengamankan dua kapal berjenis motor tanker (MT) yang diduga melakukan transfer bahan bakar minyak (BBM) ilegal di perairan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya