Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Golkar meyakini kehadiran mereka dalam koalisi partai politik yang mengusung Presiden Joko Widodo sebagai petahana di dalam pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres ) 2019, akan mampu memberikan nilai tambah dan sekaligus meyokong kemenangan hingga capaian minimal 65% suara pemilih.
Hal tersebut diungkap oleh politisi senior yang juga mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham kepada wartawan yang menanyakan kesiapan Partai Golkar mencalonkan Jokowi sebagai petahana dalam Pilpres 2019 mendatang.
Dia paparkan, tekad kuat Partai Golkar itu sudah ditegasi sejak 2016, saat mereka bersepakat mencalonkan Jokowi sebagai petahana yang akan dimajukan dalam Pilpres 2019.
"Jika pada 2014 kita tidak ikut mencalonkan, dalam Pilpres 2019, kekuatan Partai Golkar harus menjadi nilai tambah signifikan," tegas Idrus menanggapi pertanyaan wartawan usai menggelar Dialog Nasional ke-9 untuk Indonesia Maju di Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (31/3).
Pada bagian lain tentang kesiapan Partai Golkar menjagokan kader terbaiknya yang diproyeksikan sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi, dia menjawab secara diplomatis, bahwa semua diserahkan sepenuhnya kepada Jokowi.
Yang jelas, lanjut dia, adalah hal wajar jika parpol parpol pengusung atau pendukung menyampaikan aspirasi untuk keinginan tersebut. Lebih dari itu, Partai Golkar menyakini Jokowi sebagai seorang demokratis, tentu terus menjalin komunikasi dengan para ketua umum parpol.
"Tetapi tentu, kalau kita ingin lihat siapa yang sudah memiliki chemistry, ke depan ada dua, tetapi satu. Siapa yang dipilih nantinya, pasti harus memiliki kontribusi dan bisa meningkatkan elektabilitas. Yang jelas Pak Jokowi sudah tahu (yang akan dipilih)," timpalnya tanpa
bersedia menyebut nama.
Bahkan dia berseloroh, bahwa Jokowi pun juga sudah memakai baju kuning. Hal ini mengindikasikan adanya pesan kepada bangsa Indonesia, agar pihak-pihak yang mencoba memisahkan Partai Golkar dengan Jokowi, menghentikan niatnya.
Lebih jauh dia tegaskan, bahwa dukungan Partai Golkar kepada Jokowi adalah sebagai panggilan ideologi pembangunan, doktrin partai, dan panggilan politik untuk memperoleh seorang strong leader, bagi Indonesia kedepan. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved