Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pukat UGM: Kasus Garut Peringatan Keras bagi KPU

Agus Utantoro
26/2/2018 18:07
Pukat UGM: Kasus Garut Peringatan Keras bagi KPU
(Dok MI)

TERTANGKAPNYA salah satu komisioner KPUD Garut dalam kasus gratifikasi, harus menjadi peringatan keras bagi KPU untuk lebih mengetatkan proses rekrutmen komisioner.

Hal itu diungkapkan peneliti pada Pusat Kajian Anti (Pukat) Korupsi UGM, Oce Madril, Senin. "Ini harus menjadi peringatan keras bagi penyelenggara pemilu menjelang pilkada serentak, pileg, dan pilpres," kata Oce.

Menurut dia, rekrutmen komisoner KPU di berbagai daerah harus kembali dievaluasi dan diperketat dengan menelisik aspek rekam jejak serta integritas calon komisioner secara mendalam.

Munculnya kasus gratifikasi di tubuh KPU Garut, lanjut Oce pertimbangan aspek integritas dan rekam jejak belum terlalu disoroti dalam rekrutmen sebelumnya, melainkan berpijak pada penguasaan teknis saja. Namun demikian ia mengemukakan tidak dapat dipukul rata.

Menurut Oce, KPU merupakan lembaga penyelenggara pemilu yang paling rentan terhadap gratifikasi atau suap. Pasalnya, beragam keputusan strategis pemilu yang ada di tangan lembaga itu menjadi harapan dan incaran para konestan pemilu.

Kendati untuk periode KPU tahun ini kasus gratifikasi baru kali pertama terjadi, menurut dia, tanpa segera dilakukan sejumlah pembenahan dalam proses rekrutmen kasus serupa memiliki potensi muncul di daerah lainnya mengingat besarnya kewenangan lembaga itu. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya