Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Ketua DPR RI Setya Novanto mengaku mendapat informasi aliran uang kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam proyek KTP elektronik. Novanto mengaku mendapat informasi tersebut dari 4 sumber.
Yang pertama, Novanto mengaku mendapat informasi dari mantan Kapoksi Partai Golkar Moestoko Weni dan anggota Komisi II DPR Ignatius Mulyono saat ketiganya bertemu. Kedua orang itu menyatkaan pada Novanto jika telah menyampaikan uang dari Andi Agustinus kepada Komisi II DPR dan Banggar DPR. Dari sana, disebut nama Ganjar.
"Kedua Ibu Miryam (Haryani) juga mengatakan hal yang sama. Ketiga, waktu Andi ke rumah saya itu menyampaikan telah memberikan bantuan dana untuk teman-teman ke Komisi II dan Banggar dan untuk Pak Ganjar sekitar September US$500 ribu, itu disampaikan kepada saya," terang Novanto saat memberikan tanggapan atas kesaksian Ganjar dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (8/2).
Hal itu, lanjut dia, mendasari pertanyaannya kepada Ganjar untuk mengetahui kepastian pemberian tersebut. "Saya ketemu penasaran saya tanyakan apakah sudah selesai dari teman-teman? Pak Ganjar waktu itu menjawab, ya," beber Novanto.
Mendengar hal tersebut, Ketua Majelis Hakim Yanto menanyakannya kepada Ganjar. "Tetap pada keterangan?" Tanya Hakim Yanto.
Ganjar mengatakan dirinya perlu meluruskan hal tersebut. Dirinya menegaskan jika sudah menolak pemberian uang dari awal.
"Yang pertama Bu Moestoko Weni pernah menjanjikan kepada saya mau memberikan langsung dan saya tolak, sehingga publik mesti tahu sikap menolak saya. Ketika bu Yani (Miryam Haryani) pun mengatakan mau memberikan ke saya, di depan Pak Novel (Baswedan) dia menolak, tidak pernah memberikan ke saya," terang Ganjar.
Demikian pula, lanjut Ganjar, dengan Andi Narogong yang dalam kesaksiannya tidak menyebut pernah memberi uang kepada Ganjar. "Saya menyampaikan apa yang disampaikan Pak Nov dari cerita itu tidak benar," imbuh dia.
Sebelumnya saat ditanya majelis hakim Ganjar juga menyatakan menolak pemberian dari Moestoko Weni. Ganjar berkeyakinan penolakannya sejak awal tersebut membuat tidak ada yang menawarkan uang lagi untuknya.
"Bahkan saya baru tahu kalau reses ada bagi-bagi uang. Tapi karena saya sudah menolak sejak awal, mungkin saya tidak pernah diberikan lagi, jika memang ada," tukas dia. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved