Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Yudi Latif: Indonesia Jadi Percontohan Kelola Kemajemukan

MICOM
27/1/2018 22:43
Yudi Latif: Indonesia Jadi Percontohan Kelola Kemajemukan
(MI/Panca Syurkani)

KEPALA Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif menyebutkan Indonesia menjadi percontohan bagi negara-negara maju dalam mengelola kemajemukan dan perbedaan.

"Masyarakat Indonesia harus bangga karena Indonesia memiliki keunggulan
soal mengelola kemajemukan," kata Yudi Latif saat menghadiri acara
Pertemuan Kebangsaan Nation and Character Building Institute (NCBI) di
Jakarta, Sabtu (27/1).

Menurut dia, Indonesia punya banyak bahasa, banyak ras dan agama, tapi
masih akur dan hidup bersatu. "Itu modal terpenting yang bisa dibanggakan dari Indonesia," ujarnya.

Ia mengatakan, Indonesia punya banyak pengalaman dalam mengelola kemajemukan. Hal itu dimulai pada sumpah pemuda 28 Oktober 1928, saat pemuda dari berbagai daerah, dari berbagai keragaman identitas, meleburkan diri menjadi satu.

Latar belakang agama, ras atau suku tidak membatasi warga negara untuk menjadi pemimpin. Bahkan, Indonesia pernah memiliki kepala negara yang berjenis kelamin perempuan.

"Satu-satunya alat pemersatu dalam perbedaan yang kaya di Indonesia adalah Pancasila. Pancasila menyatukan berbagai kepentingan, sehingga kemajemukan tidak menjadi sumber konflik, namun menjadi sumber kebahagiaan dalam hidup bermasyarakat," tutur Yudi.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya