Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Khofifah Gerilya di Kandang Gus Ipul

Abdus Syukur
26/1/2018 18:26
Khofifah Gerilya di Kandang Gus Ipul
(MI/Abdus Syukur)

CALON Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus menyisir dan bergerilya menggalang dukungan elemen masyarakat di provinsi tersebut. Kali ini ia menyisir pinggiran Pasuruan untuk bersilaturahmi dengan kyai, gus, bu nyai dan tokoh masyarakat se-Pasuruan Raya.

Mereka bertemu di Pondok Pesantren Darul Karomah Gunung Jati Kramat Kraton Kabupaten Pasuruan, Jumat (26/1).

Di hadapan para kyai, gus, bu nyai, tokoh masyarakat dan ribuan pendukungnya, Khofifah yang dalam Pilkada Jawa Timur diusung Partai NasDem, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PPP itu menyampaikan bahwa dia menganggap perlu pencalonannya untuk menata jaringan Nadhliyin melalui Jatim. Karena, kata dia, Jatim menjadi salah satu basis NU di Indonesia.

"Gus Dur pernah menyampaikan kepada saya, bahwa keseharian dari NU terdeteksi dari keberadaan kegiatan harian Muslimat. Karena majelis-majelis yang digelar oleh NU, baik pengajian maupun sholawat, yang memenuhinya adalah kalangan Muslimat. Makanya saya yakin, melalui Muslimat, jaringan kultural NU akan lebih bagus," kata Khofifah.

Kepada para pendukungnya Khofifah menyampaikan, bahwa keberadaan kalangan Nadhliyin dibutuhkan oleh umat muslim internasional. Terutama untuk memberikan dukungan dalam pengajaran dengan model basis pesantren di negara-negara Islam dengan faham ahlussunnah wal jamaah.

"Umat muslim seperti di Nigeria, Somalia, Syiriah dan lainnya, membutuhkan kehadiran ustaz-ustaz dari NU. Karena umat muslim di negara-negara itu kagum dengan pola pendidikan pesantren yang bernaung di NU. Makanya santri harus dibekali dengan kemampuan lebih, termasuk Bahasa Inggris," imbuh Khofifah.

Saat silaturahmi itu, Khofifah dibarengi Bu Nyai Makhfudhoh putri pendiri NU KH Wahab Hasbulah dan Bu Nyai Muthomimah istri almarhum KH Hasyim Muzadi.

"Saya lima periode menjadi Ketua Muslimat dan Ibu Khofifah menjadi pengganti saya sudah empat periode memimpin Muslimat. Ibu Khofifah cerdik, cerdas dan jujur, memiliki wawasan yang luas serta pengabdian dan dedikasi yang tinggi terhadap ummat. Makanya saya yakin Ibu Khofifah adalah pilihan tepat untuk Jatim," tandas Bu Nyai Mahfudhoh.

Kehadiran Khofifah di Pasuruan cukup menarik. Sebab, Pasuruan dikenal sebagai basis pesaing beratnya dalam Pilgub Jatim, yakni Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) yang asli Pasuruan. Bahkan Gus Ipul dalam pencalonannya sebagai calon Gubernur Jatim, sudah mendapat restu dari sejumlah pondok pesantren besar.

Namun klaim bahwa Gus Ipul didukung para kyai itu tampaknya juga tidak mutlak. Terbukti saat silaturahmi itu, nampak KH Abdullah Siradj, salah seorang pengasuh Pondok pesantren Sidogiri Kabupaten Pasuruan. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya