Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyatakan DPP Partai Demokrat telah menyiapkan surat keputusan pencalonan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi untuk berlaga di Pilgub Jawa Barat 2018.
"Pak SBY sudah memastikan terkait pencalonan dengan Pak Dedi Mulyadi akan segera final karena SK pengusungan sudah disiapkan. Dan Pak SBY bicara
khusus soal Pilgub Jabar di Cibinong tadi, jalani saja dengan koalisi yang ada," kata Deddy Mizwar, Jumat (5/11).
Menurut dia, SBY yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat meminta kepada dirinya untuk terus memantapkan koalisi menjelang pendaftaran calon Pilgub Jawa Barat 2018.
Ia mengatakan meski sudah menyiapkan SK untuk 2 DM (Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi), Partai Demokrat masih menunggu Golkar terlebih dahulu mengeluarkan SK yang kabarnya pekan ini akan segera dikeluarkan DPP.
"Partai Demokrat menunggu Golkar dulu karena kita tidak tahu isi SK-nya seperti apa, tapi SK Demokrat sudah disiapkan," ujarnya. Meskipun sedang menjalin komunikasi dengan PKB, PPP dan PAN, kata dia, keputusan resmi DPP Golkar terkait pasangan ini sangat menentukan bertambah tidaknya partai koalisi.
Pria yang disapa Demiz ini menilai sikap PAN yang belum memutuskan masuk karena menunggu kecukupan kursi partai pengusung dirinya. "Hingga saat ini PAN menunggu, karena kalau Demokrat dan PAN kursinya tidak cukup. Bagaimana dapat pasangan nggak Demokrat, kalau sudah dapat Insya Allah PAN bisa ikut," kata dia.
Selama ini, imbuh Demiz, dirinya menjalin komunikasi khusus dengan SBY usai pidato politik Ketua Umum Demokrat tersebut di Cibinong, Bogor.
"Pidato politiknya sangat soft dan meminta semua pihak menjaga kondusifitas
Pilkada Serentak Tahun 2018," pungkas dia.(Ant/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved