Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Sudah Pasti PKS-Gerindra-PAN Berkoalisi Di Pilgub Jabar

MICOM
25/12/2017 16:39
Sudah Pasti PKS-Gerindra-PAN Berkoalisi Di Pilgub Jabar
(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

PARTAI Gerindra, PKS, dan PAN, bekerja sama dalam menghadapi pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2018 di lima provinsi termasuk di Pilgub Jawa Barat 2018.

"Kesepakatan untuk bekerja sama tersebut diawali dengan pertemuan antara Presiden PKS Pak Mohamad Sohibul Iman dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Pak Prabowo Subianto dan Ketua Umum PAN Pak Zulkifli Hasan di kantor DPP PKS di Jakarta, pada Minggu (24/12)," kata Ketua Bidang Humas DPP PKS Ledia Hanifa Amaliah, Senin (25/12).

Menurut dia, dalam pernyataannya Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan kerja sama ketiga partai tersebut dilandasi kesamaan visi dan saling pengertian yang selama ini terjalin dalam menghadapi kontestasi politik dan perkembangan isu di Indonesia.

"Pada pertemuan tersebut, Pak Sohibul mengatakan jika PKS, Partai Gerindra, dan PAN, sepakat menjalin koalisi di lima pemilihan gubernur dan wakil gubernur, yakni di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Maluku Utara," kata dia.

Menurut Ledia ketiga partai tersebut sepakat untuk menjaga kebersamaan dalam event politik, khususnya pemilihan kepala daerah di beberapa provinsi. Walaupun sudah sepakat menjalin koalisi di lima provinsi, kata Ledia, Presiden PKS Sohibul Iman memastikan nama-nama definitif masing-masing bakal calon akan segera diumumkan.

"Kalau untuk nama-nama akan dibahas di majelis tinggi masing-masing partai. PKS sendiri akan mengumumkan nama bakal calon gubernur dan wakilnya yang akan diusung, termasuk untuk Jawa Barat," ujar Ledia.

Ia menuturkan Presiden PKS Sohibul Iman juga mengatakan bahwa prinsip saling pengertian dalam hal ini juga berarti memahami apabila ketiga parpol tersebut tidak bisa bekerja sama pada semua pemilihan kepala daerah serentak pada 2018, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

"Kemudian pada pertemuan tersebut, Prabowo pun menambahkan jika ketiga partai politik tersebut juga sepakat bisa mengambil jalan yang berbeda pada
beberapa pemilihan kepala daerah serentak pada 2018," katanya.

"Menurut Pak Prabowo, bukanlah hal yang tabu jika ketiga partai politik bekerja sama
pada satu daerah lantas berbeda pilihan pada pemilihan kepala daerah lain,"
lanjut Ledia.

Lebih lanjut ia mengatakan memang selama ini PKS mengusung Ahmad Syaikhu
yang merupakan Ketua DPW PKS Jabar menjadi calon wakil gubernur tapi nama
yang akan diusung baru akan resmi diumumkan Rabu (27/12).

Dirinya juga enggan mengomentari kemungkinan nama lain yang diumumkan untuk
diusung PKS dalam Pilgub Jabar 2018. "Itu tadi finalnya akan diumumkan pada Rabu nanti. PKS akan menyikapi seperti apa. Ada beberapa pembicaraan yang tentunya harus ditindaklanjuti," pungkasnya.(Ant/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya