Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
MENANGGAPI adanya penunjukan langsung untuk posisi Ketua DPR oleh Setya Novanto yang sedang menjalani proses hukum dipandang oleh Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii sebagai sebagai kekeliruan.
"Jangan nunjuk-nunjuk sendiri, seharusnya dimusyawarahkan. Karena itu kan Golkar (yang menentukan Ketua DPR) maka harus merapat pimpinan Golkarnya yang betul, tidak benar cara (Novanto) begitu)," ujar Buya Syafii di sela acara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di Jakarta, Selasa (12/12).
Meski penunjukan untuk Ketua DPR merupakan kewenangan dari fraksi Golkar, namun dirinya mengingatkan agar Golkar nantinya dapat memilih sosok yang tepat.
"Karena ini hak partai, carilah orang Golkar yang terbaik di antara yang buruk," ujar Buya Syafii.
Dengan Ketua DPR sebelumnya tersandung kasus korupsi KTP-el maka dirinya berharap sosok Ketua DPR nantinya adalah orang yang memiliki integritas dan tidak terlibat korupsi untuk memimpin parlemen. Meski begitu dirinya menyadari untuk mencari sosok seperti itu saat ini bukan merupakan hal yang mudah.
Dirinya juga mengingatkan agar ketua DPR yang terpilih nantinya dapat betul-betul mewakili rakyat dan mengabdikan diri untuk kesejahteraan rakyat.
Sebelumnya Setya Novanto telah menyatakan pengunduran dirinya setelah sebelumnya tetap bertahan untuk tidak mundur dari posisinya sebagai ketua DPR. Namun dengan penetapan sidang perdana di pengadilan Tipikor telah dipastikan, Novanto kemudian menyampaikan pengunduran dirinya dari posisi tersebut dengan surat yang ditujukan kepada Fraksi Golkar.
Dalam surat tersebut, Novanto juga merekomendasikan Fraksi Partai Golkar untuk menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai ketua DPR menggantikan dirinya. Aziz sendiri menganggap sah penunjukan dirinya sebagai Ketua DPR oleh Ketua Umum Golkar Setya Novanto meski saat ini posisi tersebut dipegang oleh Idrus Marham, Sekjen Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai PLT Ketua Umum Partai Beringin tersebut. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved