Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi atau biasa dipanggil Titiek Soeharto mengundang sejumlah sesepuh Partai Golkar di rumahnya, Jalan Cendana, Menteng, Jakarta, Sabtu (9/12).
Calon Ketua Umum Partai Golkar itu mengaku sengaja mengundang para sesepuh Partai Golkar untuk meminta saran dan masukan. Hal ini guna menyusun strategi politik untuk maju dalam pemilihan ketua umum Partai Golkar.
"Intinya kami sharing soal permasalahan di Golkar dan bagaimana caranya kita bisa perbaiki Golkar ini. Untuk Munaslub sendiri, makanya hari ini kami mohon saran-saran dari para sesepuh-sesepuh ini, apa langkah terbaik yang harus kami lakukan. Karena kami tidak bisa berjalan sendiri karena itu ahli-ahlinya disini berikan masukan, mulai dari Pak Akbar supaya bisa mengawal hal ini," ujarnya.
Pertemuan dengan para sesepuh Partai Golkar berlangsung di ruang keluarga rumah Presiden ke-2 RI Soeharto. Adapun para sesepuh yang hadir dalam pertemuan itu antara lain, Akbar Tandjung, Try Sutrisno, Emil Salim, dan Haryono Suyono. Dalam pertemuan itu Titiek didampingi oleh Siti Hardijanti Rukmana atau Tutut Soeharto.
Lebih lanjut, Titiek mengaku ada keinginan dirinya untuk mengembalikan Golkar ke Cendana. Jika diberi amanah memimpin Golkar, Titiek meyakinkan akan mengerahkan keluarga Cendana untuk kejayaan Golkar. Pihaknya juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran para sesepuh Golkar.
"Jika kami dipercaya, kami akan menggerakan roda Golkar. Senang tidak senang, di bawah itu rakyat masih menginginkan Golkar kembali ke akarnya. kembali ke akarnya berarti kembali ke Cendana. Katakanlah Pak Harto.Kalau kami bisa memberdayakan keluarga kami ini dan menggunakan pikiran kami memajukan Golkar dalam Pilkada. Kami bisa membantu dalam kampanye, keliling ke daerah, bisa membangun kembali kecintaan rakyat kepada Golkar dan meneruskan cita-cita yang dibangun di awal karena keliatannya kesejahteraan rakyat agak tersendat," tandasnya.
Tak lupa Titiek menyampaikan keprihatiannya atas masalah yang sedang mendera Golkar lantaran kasus Setya Novanto. "Kami makanya sangat prihatin sudah jalan-jalan, balik ke Golkar kok begini," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Siti Hardijanti Rukmana atau yang akrab disapa Tutut Soeharto mendukung langkah adiknya yang hendak mencalonkan diri menjadi ketua umum Partai Golkar. Ia juga berterima kasih atas nasihat yang diberikan dari sesepuh Golkar seperti Try Sutrisno hingga Akbar Tandjung.
"Kami dari keluarga, tidak menganggap karena kami anak Pak Harto, makanya kita butuh orang lain. Kami sangat bahagia para sesepuh mau memberi nasihat pada anak-anak Pak Harto," ungkapnya.
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung mendesak Golkar agar tidak memperlama Munaslub. Ia menilai, jika partai berlambang beringin ini tidak melakukan perubahan, bukan tidak mungkin Golkar akan berposisi di luar tiga besar pada Pemilu 2019 mendatang.
"Kita butuh pengamat, peneliti untuk membantu kita. Tidak hanya melakukan perubahan Golkar tapi untuk Indonesia" pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved