Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI masih mencari kepastian informasi ihwal kabar kematian petinggi IS asal Indonesia, Bahrun Naim. Polri masih berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Atase Kepolisian di Turki dan Interpol untuk memastikan informasi tersebut.
"Kami masih berupaya melakukan upaya koordinasi dengan pihak terkait, mencari informasi yang akurat tentang info tersebut," kata Karopenmas Div Humas Mabes Polri, Kombes Iqbal, Jum'at (8/12)
Kabar meninggalnya Bahrun Naim, kata Iqbal, bukan ini pertama kalinya, kabar tersebut sering dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu agar pengejaran terhadap teroris yang disebut sebagai dalang teror bom Thamrin Januari 2016 lalu itu dihentikan. "Karena tidak kali ini saja dia dikabarkan itu (tewas)," ujar Iqbal
Sebelumnya hal yang sama ditegaskan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Tito mengatakan, informasi tersebut bisa saja benar atau hoax.
Polri baru bisa percaya dengan informasi bila melihat langsung atau ada orang yang melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa Bahrun sudah tewas. "Bisa betul dia meninggal, bisa juga ini trik dia supaya tidak dikejar," kata Tito
Bahrun yang kerap disebut sebagai pimpinan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) ini merupakan perekrut sejumlah teroris dari Indonesia. Bahrun kerap mengajarkan cara membuat bom melalui grup-grup Telegram internal teroris. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved