Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Dewan Pertimbangan DPD Tk. I Partai Golkar DIY, Gandung Pardiman, Selasa (5/12) mengatakan, tiga DPD Tk. I yang sebelumnya masih belum mendukung munaslub, kini sudah mendukung.
"Tiga Dewan Pimpinan Daerah Tingkat I yang kemudian mendukung munaslub itu adalah DPD Tingkat I Papua, DPD Tingkat I Papua Barat dan DPD Tingkat I Nusa Tenggara Timur," katanya.
Seluruh DPD Tingkat I, ujarnya, telah mengusulkan penyelenggaraan munaslub, sehingga tidak lagi ada alasan bagi DPP untuk menolak penyelenggaraan munaslub. Gandung meminta DPP agar tidak menunda-nunda atau menolak munaslub.
"DPP jangan berkilah dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal. DPP itu mandatoris dari DPD Tingkat I dan DPD Tingkat II atau DPD Provinsi dan Kabupaten/ Kota dan Hastakarya. Untuk itu wajib hukumnya bagi DPP menerima dan menindak lanjutinya," ujarnya.
Gandung mengingatkan agar DPP tidak memicu kemarahan arus bawah dengan menunjukkan sikap tetap bersikukuh. Ia bahkan mengancam, jika DPP masih tetap pada pendiriannya, maka DPD Tingkat I yang didukung seluruh kader dapat menggunakan senjata pamungkas yakni membekukan DPP.
Jalannya organisasi, lanjutnya, kemudian dipimpin oleh presidium yang diisi oleh DPD Tingkat I, para senior serta para pejuang partai yang tugasnya mempersiapkan dan menyelenggarakan munaslub.
"Sudah 99 persen kader Partai Golkar sangat mendukung senjata pamungkas (membekukan DPP dan membentuk presidium) ini di gunakan guna menyelamatkan Partai Golkar. Dalam kondisi darurat seperti ini langkah penyelamatan ini partai secara progresif wajib hukumnya untuk mewujudkan golkar bersih merakyat dan amanah sebagai langkah konkrit penyelamatan partai," imbuhnya.
Untuk mencegah masalah yg berkepanjangan dan kegaduhan yang meluas, tegasnya lagi DPP diminta legawa menerima desakan dari arus bawah ini. "Gerakan ini jangan dianggap enteng," ujarnya.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved