Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh menyarankan Ketua DPR Setya Novanto yang kembali ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi KTP elektronik untuk menghadapi masalah hukumnya.
"Sebagai seorang teman dan sahabat, saya ingin sampaikan pesan, ya sudah hadapi sajalah, Nov," ujar Surya Paloh di sela-sela Rakernas IV Partai NasDem di JI Expo Kemayoran, Jakarta, kemarin.
Surya mengatakan, jika memang yang terjadi atas Novanto mengada-ada, dia juga harus memberi tahu kepada masyarakat bahwa yang terjadi mengada-ada.
Wakil Presiden Jusuf Kalla, seusai menghadiri Rakernas NasDem, justru mempertanyakan kewibaan Novanto sebagai pimpinan DPR dan ketua umum partai.
"Golkar harus segera mencari pengganti Novanto. Kalau ketuanya hilang, bagaimana nasib partai, masak tidak diganti ketuanya. Ini kampanye negatif bagi Golkar," kata JK.
Kalla mengaku tidak ingin Golkar diketuai seorang pemimpin yang sedang diburu KPK.
"Jangan terjadi lagi pimpinan tokoh kenegarawanan yang diburu kanan-kiri. Demokrasi itu bisa tercapai bila rakyat percaya pada pemimpin sehingga tidak perlu dikejar hingga tengah malam."
Sekretaris Fraksi Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita yakin Novanto akan kooperatif dengan aparat penegak hukum.
"Kami percaya bahwa Pak Setya Novanto akan bersikap kooperatif dan dapat bekerja sama dengan penegak hukum dalam menjalani kasus hukum yang dihadapinya."
Agus menegaskan kasus KTP elektornik tidak ada sangkut pautnya dengan Golkar.
Karena itu, ia mempersilakan tim kuasa hukum Novanto untuk bergerak paling depan dalam menangani masalah ini.
"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada tim hukum Pak Setyo Novanto untuk menangani. Kami juga mengamini asas praduga tak bersalah," jelas dia.
Dirawat di RS
Sekitar pukul 19.00 WIB tadi malam, Novanto dikabarkan mengalami kecelakaan.
Toyota Fortuner hitam berpelat nomor B 1732 ZLO yang ditumpanginya naik ke trotoar dan menabrak tiang listrik.
Akibatnya, Novanto harus menjalani perawatan di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan.
"Tekanan darahnya tinggi, hampir 190. Beliau ini juga ada riwayat jantung dan hipertensi. Beliau juga sedang mendapat tekanan, belakangan stres karena pekerjaan negara juga. Sekarang sudah disuntik dan diinfus, kepala juga diperban," ujar Frederich Yunadi, kuasa hukum Novanto.
Menurut Frederich, saat itu kendaraan yang membawa Novanto bersama dengan sopir dan ajudan dalam kecepatan tinggi menuju studio Metro TV di Kedoya, Jakarta Barat, untuk wawancara langsung.
Setelah itu, Novanto direncanakan menyerahkan diri ke KPK.
"Dia sebelumnya minta sama saya mendampingi ke KPK. Saya dapat telepon minta didampingi ke Metro TV."
Juru bicara KPK Febri Diansyah menyatakan pihaknya akan mencari berbagai keterangan terkait dengan kecelakaan itu secara detail.
Tim KPK langsung mengecek lokasi kejadian dan rumah sakit tempat Novanto dirawat.
"KPK masih terus memantau perkembangan," kata Febri. (Gol/Uta/Dro/Mtvn/X-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved