Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
OKTOBER ini seakan berlari sangat cepat bagi Presiden Joko Widodo. Kesibukannya sangat padat dan seakan tiada waktu rehat.
Pernikahan putrinya Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution pada 8 November bukan menjadi penghalang bagi Presiden untuk sejenak mengurangi kecepatan kerjanya. Bahkan, di sela-sela persiapan pernikahan Kahiyang, ia masih beraktivitas normal dengan meresmikan Tol Becakayu pada 3 November, lalu esok harinya terbang ke Boyolali, Jawa Tengah untuk membagi-bagikan sertifikat tanah.
Ketika menerima Pengurus Pusat dan Daerah Ormas Al-Irsyad Al-Islamiyah, Kemarin, Jokowi menceritakan aktivitasnya yang bak lari marathon.
Sejak menikahkan putrinya di Solo pada Rabu (8/11) lalu, dia terus melakukan sederet kegiatan. Keesokan harinya (9/11), dia langsung mengukuhkan 4 Pahlawan Nasional di Istana Negara Jakarta dan pada sore harinya ke Istana Bogor untuk menyambut Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.
"Sejak mantu ke Solo lalu lari ke Vietnam, lari ke Filipina, sampai Manado jam setengah dua pagi," kata Jokowi.
Jokowi berangkat ke Vietnam dalam rangka KTT APEC pada Jumat (10/11) setelah memimpin upacara Hari Pahlawan Nasional di TMP Kalibata dan memberi nama pesawat N219 'Nurtanio' di Lanud Halim Perdanakusuma.
Setelah mengikuti KTT APEC, ia bertolak ke Manila, Filipina untuk menghadiri KTT ASEAN 12-14 November. Pada 14 November malam, ia langsung bertolak dari Bandara International Ninoy Aquino Manila menuju Manado, Sulawesi Utara pukul 22.00 waktu setempat. Di Manado, ia tiba pada Rabu (15/11) pukul 02.00 dini hari. Pada pagi harinya, ia menghadiri acara Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Manado. Sorenya, ia sudah berada di Jakarta untuk menghadiri Rakernas Partai NasDem.
"Nanti dua hari lagi ada hari Minggu saya gunakan sedikit istirahat, napas dikit sehari cukup," ujarnya.
Media Indonesia menyaksikan bagaimana padatnya agenda Jokowi selama KTT ASEAN. Pada Selasa (14/11) dini hari, Jokowi baru keluar dari Phlippines International Convention Center, Manila pukul 00.15 waktu setempat. Pasalnya, pertemuan KTT ASEAN-UN baru dimulai pukul 23.00 waktu setempat.
Di sela-sela pertemuan, Jokowi sempat terlihat mengeluarkan sebotol minyak kecil dari sakunya. Ia mengusapkan minyak itu di kedua tangannya, lalu mengarahkan kedua punggung telapak tangannya ke arah hidungnya sembari fokus menyimak pidato yang disampaikan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.
"Pasti saya bawa minyak buat oles-oles. Saya paling tidak suka AC yang terlalu dingin," ujar Jokowi ketika dikonfirmasi di Manado, Rabu (15/11).
Meski lelah, Jokowi mengaku tidak mau takluk. Menurutnya, sebagai masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan. "Ini tugas, tidak boleh ada kata lelah. Pekerjaan kita masih banyak sekali," ujar Jokowi sembari tersenyum.
Mengutip pengakuan Ketua Umum NasDem Surya Paloh atas stamina Presiden: Jokowi ora ono udele. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved