Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Golkar menganggap elektabilitas Joko Widodo yang mengungguli tokoh politik lainnya merupakan buah dari kerja kerasnya selama menjabat sebagai presiden bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla.
“Artinya, kerja keras Pak Jokowi sebagai presiden yang luar biasa membuahkan hasil dengan adanya apresiasi masyarakat,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, di Jakarta, kemarin.
Ace menambahkan Golkar merasa puas dengan hasil survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Dalam survei itu Jokowi memperoleh total pemilih 38,9%, unggul jauh dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang hanya meraih 12% suara.
Menurut Ace, unggulnya elektabilitas Jokowi tidak lepas dari peran partai-partai koalisi pemerintah, termasuk Partai Golkar, yang konsisten memberikan dukungan.
“Bagi Partai Golkar, kepuasan masyarakat atas kinerja pemerintahan Jokowi juga tidak lepas dari peran Partai Golkar yang selalu mendukung kebijakan pemerintahan Pak Jokowi, terutama kebijakan-kebijakan di DPR. Artinya pula bahwa Partai Golkar sungguh sangat tepat untuk mencalonkan kembali Pak Jokowi sebagai presiden tahun 2019 nanti,” ujarnya.
Ace menegaskan, Jokowi serta pemerintahannya saat ini harus fokus dengan kinerjanya demi bisa mempertahankan kepercayaan publik. Golkar, sambung dia, sebagai partai yang sudah menyatakan dukungannya kepada Jokowi untuk maju kembali menjadi calon presiden akan terus berupaya mempertahankan tren positif itu sebagai modal di Pemilu 2019.
Cara pertama untuk mempertahankannya, lanjut Ace, yakni Partai Golkar akan terus mendukung kebijakan pemerintahan Jokowi, terutama kebijakan yang prorakyat di DPR.
Kedua, Partai Golkar telah menginstruksikan seluruh kader untuk menyosialisasikan kesuksesan kebijakan-kebijakan Jokowi hingga ke tingkat akar rumput. Ketiga, pihaknya telah memerintahkan seluruh kader untuk mengampanyekan Jokowi sebagai capres Partai Golkar tahun 2019.
“Saya berharap tren yang positif ini harus terus terjaga hingga dua tahun ke depan. Masih ada dua tahun ke depan Pemerintahan Jokowi untuk memelihara dan terus meningkatkan kinerjanya,” pungkasnya.
Tidak berpuas diri
Wasekjen DPP PDIP Ahmad Basarah mengapresiasi berbagai survei berkenaan elektabilitas partai dan calon presiden. Pihaknya memandang tingginya elektabilitas Jokowi sebagai capres sebagai sesuatu yang sangat menggembirakan.
“Kami tidak mau berpuas diri dan mengharapkan Presiden Jokowi tetap yang utama fokus bekerja untuk kepentingan rakyat,” terang Basarah dalam pesan singkat yang diterima Media Indonesia, kemarin.
Basarah mengingatkan fokus kerja bagi rakyat harus tetap dilakukan. Jika publik puas terhadap kinerja pemerintah dalam menyejahterakan rakyat, keterpilihan Jokowi bakal semakin kuat.
Survei SMRC juga menunjukkan elektabilitas partai-partai politik pendukung Presiden RI Joko Widodo cenderung stagnan, kecuali PDIP yang mampu mendulang kenaikan elektabilitas.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Johnny G Plate, hasil tersebut memacu NasDem untuk bekerja lebih keras agar bisa meraih suara rakyat di Pemilu 2019. Menurut Johnny, partai memang bisa mendapatkan lebih banyak popularitas ketika kader mereka mampu menunjukkan kinerja yang baik sebagai pemimpin, seperti Jokowi dan PDIP.
“Elektabilitas parpol bergantung pada banyak aspek, salah satu aspek, yakni coattail effect memang berpengaruh langsung. Meskipun begitu, kami tetap yakin mengusung Pak Jokowi sebagai capres 2019 dari waktu ke waktu semakin disukai oleh rakyat,” pungkasnya. (Ric/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved