Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM menghadapi Pemilu 2019, partai politik diminta untuk kembali pada tugas menyehatkan demokrasi dengan membangun kader-kader berkualitas. Parpol jangan hanya mampu berjualan boarding pass, mengajukan calon-calon tanpa bersusah payah melakukan kaderisasi.
Cendekiawan muslim Komaruddin Hidayat melontarkan pendapat tersebut ketika ditemui di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, kemarin.
“Jangan sampai (parpol) enggak punya kader, hanya jualan boarding pass. Kalau seperti itu membuka peluang bagi orang-orang berduit,” ujarnya.
Komaruddin juga mengkritik partai-partai politik yang ikut menghembuskan isu-isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) demi memenangi kontestasi politik. Mereka telah mengabaikan khitah reformasi awal, membangun bangsa dan negara yang lebih rasional.
Pada kesempatan berbeda, ratusan warga simpatisan Partai Golkar yang berasal dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mendatangi rumah dinas Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Mereka memberikan dukungan moral kepada Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat tersebut terkait isu bahwa Golkar akan menunjuk nama lain untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat pada 2018 mendatang.
Para simpatisan mengancam akan memboikot Partai Golkar pada Pemilu 2019 jika Dedi tidak disahkan sebagai cagub. Bila Golar tetap mengabaikan, mereka siap mendukung Dedi maju sebagai calon independen.
“Kami mendukung Kang Dedi Mulyadi untuk maju dalam Pilgub Jabar sekalipun beliau tidak didukung Partai Golkar. Kita dorong beliau maju independen,” jelas Asep Kurnia, selaku perwakilan tokoh yang hadir, kemarin
Pihaknya sudah menyanggupi pengumpulan sebanyak 1 juta KTP di Kabupaten Bekasi. Mereka mengaku puas pada kinerja bupati yang sudah memimpin Purwakarta selama dua periode itu. (AT/RZ/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved