Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Menko Polhukam Arief Poerboyo Moekijat mengatakan Pancasila ialah senjata paling mujarab bagi Indonesia untuk menangkal pengaruh negatif dari globalisasi dan ancaman dari mana pun.
Hal itu disampaikan Deputi Menko Polhukam Bidang VI/Kebangsaan Arief Poerboyo di depan para WNI peserta diskusi yang diselenggarakan KBRI Stockholm di Swedia, Minggu (24/9). Arief mengatakan ancaman baru sekarang ialah multidimensi dan dimulai dari terorisme, narkoba, radikalisme, illegal logging, sampai serangan siber.
Saat berbicara di depan masyarakat Indonesia yang antara lain terdiri atas pengurus Asosiasi Indonesia-Swedia (SIS), pengurus Persatuan Pelajar Indonesia Swedia, Arief meminta warga Indonesia di luar negeri harus dapat mencintai dan memiliki Indonesia.
“Mari kita tumbuhkan rasa cinta kita kepada Indonesia dengan melaksanakan kewajiban kita dengan lebih baik sesuai tugas dan fungsi masing-masing.”
Dubes Indonesia untuk Swedia Bagas Hapsoro menyambut baik diskusi itu. Apresiasi disampaikan langsung kepada Deputi Menko Polhukam dan menggarisbawahi perlunya sinergi penguatan ilmu pengetahuan dengan penguatan rasa nasionalisme Indonesia.
“Untuk itu, peran aktif dan kontribusi diaspora Indonesia yang memiliki profesionalisme dan kompetensi andal di bidangnya sangat diperlukan dalam menuntut ilmu pengetahuan dan memperkuat ideologi bangsa Indonesia,” ujar Bagas.
Di Jakarta, Ketua Fraksi PKS di DPR Jazuli Juwaini pun mengakui bahwa ulama dan umat Islam selama ini telah berperan penting sebagai tulang punggung penyelamat dan penjaga ideologi Pancasila.
Ketua MPR Zulkifli Hasan menegaskan Pancasila sebagai dasar dan filosofi negara Indonesia merupakan alat pemersatu bangsa dan jangan disalahgunakan untuk mengotak-ngotakkan bangsa.
“Pancasila memuat nilai-nilai luhur bangsa. Jangan sampai untuk menjustifikasi dan pengotak-ngotak-an bangsa,” kata Zulkifli Hasan saat Sosialisasi Empat Pilar di Pondok Pesantren As-Salafie, Cirebon, Jawa Barat. (Dio/Ant/P-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved