Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS teror terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan hingga kini tak kunjung terungkap. Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Maneger Nasution meyakini ada faktor nonteknis dalam upaya yang dilakukan jajaran kepolisian hingga menyebabkan kasus yang sudah ditangani hampir empat bulan itu masih gelap .
"Ini persoalan luar biasa dilakukan sistematis dan orang terlatih, artinya secara teknis kepolisian sebetulnya sudah bisa menyelesaikan, kenapa tidak selesai sampai sekarang, faktornya nonteknis," kata Maneger dalam program Primetime News Metro Tv, Senin (31/7)
Waktu penyelidikan hingga berbulan-bulan, kata Manager, menjadikan indikasi kuat adanya faktor nonteknis dalam kasus tersebut. Ia juga menduga kuat telah terjadi pelanggaran HAM dalam kasus ini.
"Kita menduga kuat ada pelanggaran HAM khususnya hak untuk hidup, hak untuk tidak diperlakukan secara kekerasan, juga hak keluarga untuk tahu siapa pelaku penyerangan terhadap Novel," tutur Maneger.
Ia pun mendesak pemerintah mengambil inisiatif membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). Menurut Maneger, tindak kekerasan yang dialami Novel bukan kasus kriminal biasa. Karenanya, dibutuhkan upaya penanganan dan pengungkapan yang tidak konvensional dengan melibatkan unsur masyarakat sipil.
"Kalau publik mendapat kepastian negara bisa memastikan paling tidak pelakunya, saya kira harapan publik terobati. Komnas HAM bukan tidak mempercayai tim kepolisian, tetapi menyakini empat bulan sudah, ini bukan kasus biasa, kalau kasus biasa ini sudah terungkap," ujarnya.
Manager menuturkan, Komnas HAM punya kewenangan melakukan penyelidikan. Keterlibatan masyarakat sipil dalam TGPF tersebut diyakini dapat membuka tabir teror yang dinilai sebagai upaya pelemahan upaya pemberantasan korupsi.
"Disamping kepolisian dan KPK, juga ada tokoh masyarakat sipil yang selama ini punya komitmen pada isu-isu pemberantasan korupasi," pungkas Maneger.(OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved