Senin 05 Juni 2017, 14:40 WIB

Pimpinan KPK Disebut Menolak Menemui Amien Rais

Surya Perkasa | Politik dan Hukum
Pimpinan KPK Disebut Menolak Menemui Amien Rais

Politikus senior PAN Drajad Wibowo saat mewakili Amien datang ke KPK---MI/Rommy Pujianto

 

PIMPINAN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut menolak menemui Amien Rais. Karena alasan itu, Ketua Dewan Kehormatan PAN itu batal datang.

"Pimpinan KPK merasa belum bisa bertemu pak Amin," kata politikus senior PAN Drajad Wibowo saat mewakili Amien datang ke KPK, Senin (5/6).

Drajad mengatakan, kedatangan Amin tergantung Pimpinan KPK. Karena itu empat orang perwakilan datang terlebih dahulu untuk memastikan.

Empat orang itu adalah Drajad, Hanafi Rais, Saleh Partaonan Daulay, dan Ansufri ID Sambo. Amien pun siap datang bila pimpinan KPK? berubah pikiran.

"Pak Amien ada di sekitar sini. Kalau pimpinan bisa, ya tinggal datang," kata Drajad.

Drajad mengakui hanya perwakilan KPK yang bisa bertemu dengan Amien. Informasi ini didapatnya setelah dikonfirmasi ke pengaduan masyarakat KPK.

Sebelumnya, Jaksa KPK menyebut Amien menerima uang sebanyak Rp600 juta dari terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan yang menjerat mantan Menkes Siti Fadilah Supari. (MTVN/OL-6)

Baca Juga

MI/Ramdani

Diduga Langgar Etik, Tim Penyidik Jiwasraya Dilaporkan ke JAM-Was

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 02:01 WIB
Seharusnya 122 emiten itu juga diperiksa serta diminta pertanggung jawaban atas dugaan timbulnya kerugian...
ANTARA/ROSA PANGGABEAN

Poros Islam Berpotensi Perlebar Polarisasi

👤Antara 🕔Jumat 07 Mei 2021, 23:40 WIB
Ada potensi terbentuknya kelompok-kelompok kecil di...
MI/Yakub PY

Kabaharkam: Masyarakat Patuhi Kebijakan Pemerintah

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 07 Mei 2021, 23:17 WIB
KEPALA Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto memantau langsung arus lalu lintas pengamanan peniadaan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya