Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

5 Cara Mengecek Kendaraan setelah Terendam Banjir agar tidak Cepat Rusak

 Gana Buana
10/12/2025 14:44
5 Cara Mengecek Kendaraan setelah Terendam Banjir agar tidak Cepat Rusak
Cara Mengecek Kendaraan setelah Terendam Banjir(Antara)

Kendaraan yang terendam banjir atau lumpur sering mengalami kerusakan tersembunyi yang jika dibiarkan dapat memicu masalah besar dan biaya perbaikan yang tidak sedikit. Karena itu, pemilik mobil perlu melakukan pengecekan menyeluruh setelah banjir surut agar kondisi kendaraan kembali aman digunakan.

Untuk membantu pemilik kendaraan, pereli Indonesia Julian “Jeje” Johan membagikan langkah-langkah penting yang wajib diperhatikan setelah mobil terkena banjir.

1.Cabut Aki untuk Cegah Konsleting

Menurut Jeje, hal paling utama yang harus dilakukan adalah mencabut kepala aki.
Tindakan sederhana ini dapat mencegah risiko korsleting atau kerusakan sistem kelistrikan lainnya.

“Yang paling aman itu cabut dulu kepala akinya supaya tidak ada risiko konsleting,” ujar Jeje.

2. Periksa Seluruh Bagian Dalam dan Luar Mobil

Setelah aki dilepas, lakukan inspeksi menyeluruh pada bagian interior dan eksterior kendaraan.

  • Bagian luar
  • Bisa dikerjakan sendiri atau dibawa ke salon mobil.
  • Pastikan tidak ada lumpur yang menempel pada celah-celah body.
  • Bagian dalam (interior)
  • Cek karpet, kabin, dan rongga-rongga yang berpotensi menyimpan air.

Segera keringkan untuk mencegah bau, jamur, dan kerusakan komponen elektronik.

3. Fokus pada Sektor Mesin: Jangan langsung menyalakan kendaraan

Area mesin adalah bagian paling krusial setelah mobil terendam banjir. Kesalahan umum pemilik kendaraan adalah langsung menstarter mobil, padahal hal itu sangat berisiko.

Jeje menekankan agar pemilik memeriksa oli terlebih dahulu.

“Kalau oli warnanya berubah jadi kental seperti susu, berarti air sudah masuk ke mesin,” jelasnya.

Jika oli sudah tercampur air:

  • Jangan coba-coba memperbaikinya sendiri bila tidak memiliki keahlian.
  • Segera bawa ke bengkel profesional untuk meminimalkan kerusakan lanjutan.

Bahkan jika oli terlihat normal, bukan berarti mesin aman sepenuhnya. Pemeriksaan tetap perlu dilakukan oleh teknisi.

4. Cek Oli Transmisi, Sistem AC, dan Semua Filter

Selain oli mesin, komponen lain yang wajib diperiksa adalah:

  • Oli transmisi
  • Sistem AC dan perangkat pendukungnya
  • Seluruh filter, seperti filter udara, filter AC, dan filter bensin

Jeje menegaskan:

“Yang terkait filter dan oli harus dipastikan bersih dan tidak tercampur air.”

Jika terkontaminasi, komponen tersebut wajib diganti untuk menghindari kerusakan berantai.

5. Siapkan Waktu dan Biaya untuk Perawatan Pascabanjir

Perawatan mobil usai banjir memang memerlukan waktu dan biaya lebih besar. Pemeriksaan komponen satu per satu diperlukan agar kendaraan kembali dalam kondisi prima dan aman digunakan.

Namun, langkah ini jauh lebih efektif daripada membiarkan kerusakan tersembunyi yang pada akhirnya menimbulkan biaya perbaikan lebih tinggi.

Kesimpulan

Perawatan mobil setelah terendam banjir tidak boleh dilakukan terburu-buru. Lakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah kerusakan serius:

  • Cabut aki
  • Periksa interior dan eksterior
  • Cek kondisi mesin dan oli
  • Evaluasi filter, AC, dan transmisi

Dengan penanganan yang tepat, kendaraan dapat kembali berfungsi optimal dan risiko kerusakan jangka panjang dapat diminimalkan. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya